Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Ragam
»
Detail Berita


Sosok Paramitha Widya Kusuma, Dari Aktivis Perempuan ke Kursi Bupati Brebes

Foto: Setelah merampungkan masa baktinya sebagai anggota DPR RI, Paramitha mengemban amanah baru sebagai Bupati Brebes periode 2025–2030.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Brebes, Kilaswarta.com -- Nama Paramitha Widya Kusuma tak asing lagi dalam dunia politik nasional maupun Jawa Tengah. Perempuan kelahiran Jakarta, 18 April 1974 ini, dikenal luas sebagai sosok yang gigih memperjuangkan isu-isu sosial, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan hak-hak masyarakat kecil. Kini, setelah merampungkan masa baktinya sebagai anggota DPR RI, Paramitha mengemban amanah baru sebagai Bupati Brebes periode 2025–2030.

Karir politik Paramitha merupakan perjalanan panjang yang penuh dedikasi. Ia memulai langkahnya dari lingkungan keluarga yang sarat dengan tradisi politik. Latar belakang ini menjadi pijakan awal yang memperkuat tekadnya untuk terjun dalam dunia pelayanan publik. Pilihan akademisnya jatuh pada Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang, tempat ia menimba ilmu dan membentuk landasan intelektualnya di bidang hukum dan tata negara.

Tak hanya mengandalkan pendidikan formal, Paramitha juga aktif memperluas wawasannya lewat berbagai pelatihan dan forum diskusi kebijakan publik. Kecerdasan, keberanian berbicara, dan konsistensi pada nilai-nilai keadilan menjadikannya salah satu figur penting di kalangan politisi perempuan Indonesia.

Awal Kiprah Politik: Dari Aktivis Sosial ke Wakil Rakyat

Sebelum dikenal luas sebagai politisi, Paramitha telah lama aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ia kerap turun langsung ke komunitas akar rumput, terutama dalam isu kesejahteraan perempuan dan perlindungan anak. Perannya sebagai aktivis memberikan pengalaman dan kepekaan terhadap problematika masyarakat, yang kelak menjadi kekuatan utama ketika ia mulai memasuki dunia politik praktis.

Paramitha memulai karier politiknya bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Loyalitas dan militansinya terhadap partai pimpinan Megawati Soekarnoputri mengantarkannya ke Senayan sebagai anggota DPR RI. Di parlemen, ia pernah dipercaya duduk di Komisi XI yang membidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan nasional. Di posisi ini, ia menunjukkan ketegasan dan kepedulian terhadap nasib masyarakat bawah, terutama dalam hal transparansi anggaran dan distribusi kebijakan fiskal yang adil.

Gagasan Besar dan Suara Kritis di Senayan

Sebagai wakil rakyat, Paramitha menunjukkan kepemimpinan yang berorientasi pada keberpihakan. Ia dikenal lantang mengkritisi kebijakan yang tidak memihak rakyat kecil, serta aktif mendorong reformasi sektor keuangan agar lebih inklusif. Ia menyuarakan pentingnya akses layanan keuangan yang adil, pembangunan infrastruktur merata, serta peningkatan anggaran pendidikan untuk daerah tertinggal.

Perhatiannya terhadap sektor pendidikan tak bisa dilepaskan dari kepercayaannya bahwa kemajuan bangsa bermula dari kualitas SDM. Ia mendorong agar pendidikan di Indonesia mampu menjangkau seluruh wilayah, termasuk daerah terpinggirkan seperti pesisir dan pegunungan Brebes, yang kini menjadi wilayah kepemimpinannya.

Perempuan dan Politik: Misi yang Tak Pernah Usai

Paramitha merupakan contoh nyata politisi perempuan yang mampu menembus dominasi dunia politik yang selama ini lekat dengan stigma patriarkis. Ia tak hanya menjadi simbol keberhasilan perempuan dalam politik, namun juga menjadi pelaku aktif yang mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak pada perempuan dan kelompok marjinal.

Ia vokal memperjuangkan perlindungan terhadap pekerja perempuan, peningkatan partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi, serta penegakan hukum terhadap kasus kekerasan dan diskriminasi berbasis gender. Dalam berbagai forum, termasuk wawancara dengan TV Parlemen, ia menekankan pentingnya representasi perempuan dalam lembaga legislatif dan eksekutif, sebagai bentuk keberlanjutan demokrasi yang inklusif.

Menjadi Bupati Brebes: Mengangkat Potensi Daerah dari Pinggiran

Kemenangan Paramitha dalam Pilkada Brebes menjadi tonggak penting dalam perjalanannya. Terpilih sebagai Bupati Brebes, ia membawa semangat perubahan dari pusat ke daerah. Brebes yang selama ini identik sebagai kabupaten agraris, kini menghadapi tantangan besar dalam hal infrastruktur, pendidikan, dan penguatan ekonomi lokal.

Paramitha datang dengan visi kuat: membangun Brebes dari desa, mengurangi kesenjangan wilayah, dan meningkatkan kualitas hidup warga dengan pendekatan yang partisipatif dan berbasis keadilan sosial. Ia mendorong pengembangan sektor pertanian yang terintegrasi dengan teknologi, membuka ruang partisipasi perempuan dalam pemerintahan desa, serta membenahi layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan konektivitas jalan.

Dengan pengalamannya di tingkat nasional, ia dipercaya mampu membawa Brebes keluar dari ketertinggalan. Paramitha bukan hanya sekadar kepala daerah, tetapi seorang pemimpin perempuan yang berani meretas batas dan memperjuangkan keadilan sosial dari daerah untuk Indonesia.

Mewariskan Inspirasi bagi Generasi Muda
Sosok Paramitha Widya Kusuma menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah. Ia membuktikan bahwa latar belakang dari daerah bukanlah hambatan untuk terjun dalam kancah nasional. Ia juga menunjukkan bahwa politik bukan sekadar panggung kekuasaan, melainkan ruang pengabdian yang membutuhkan keberanian, kecerdasan, dan hati nurani.

Sebagai alumni Unissula, Paramitha mencerminkan profil seorang sarjana yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga peka terhadap realitas sosial. Kiprahnya kini sebagai Bupati Brebes menandai fase baru pengabdiannya—dari parlemen ke pemerintahan daerah, dari menyuarakan rakyat ke menjalankan mandat rakyat.

Penutup
Perjalanan Paramitha Widya Kusuma dari seorang aktivis sosial, anggota DPR RI, hingga menjadi Bupati Brebes, adalah cerita tentang transformasi, komitmen, dan keberanian perempuan dalam politik Indonesia. Di tengah tantangan dan stereotip yang masih kerap membayangi perempuan dalam politik, Paramitha menunjukkan bahwa perubahan itu mungkin, dan bahwa suara perempuan sangat penting dalam merancang masa depan bangsa. (*)

Halaman :

Kata Kunci : Kini, setelah merampungkan masa baktinya sebagai anggota DPR RI, Paramitha mengemban amanah baru sebagai Bupati Brebes periode 2025–2030.

Sorotan

Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

14 Mei 2026, 1:46 WIB

Dinilai Berprestasi, dr Agus Ujianto Kembali Ditunjuk sebagai Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang

07 Mei 2026, 15:52 WIB

Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi

01 Mei 2026, 10:36 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi

26 Apr 2026, 16:40 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua