"Pemerintah Kabupaten Purbalingga tahun ini berhasil memperoleh DAK Air Minum dan Sanitasi dari pemerintah pusat sebesar Rp26,5 miliar," kata Bupati dalam acara Pelatihan Administrasi dan Teknik Program DAK Infrastruktur Tahun Anggaran 2024 di Purbalingga, Rabu.
Dia mengatakan anggaran tersebut selanjutnya diberikan kepada 34 desa terpilih yang menjadi lokus penanganan stunting di Kabupaten Purbalingga, sehingga setiap desa rata-rata mendapatkan Rp500 juta.
Menurut dia, stunting tidak selalu berkaitan dengan masalah kesehatan. "Sanitasi dan air bersih juga turut berpengaruh, sehingga melalui DAK ini diharapkan secara bertahap desa-desa ini bisa keluar dari desa lokus stunting," katanya.
Baca Juga : KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi
Terkait dengan hal itu, dia meminta kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang akan mengelola DAK Air Minum dan Sanitasi untuk tidak menyia-nyiakan anggaran tersebut.
Menurut dia, KSM merupakan ujung tombak pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dibiayai DAK Air Minum dan Sanitasi, sehingga kesuksesan kegiatan tergantung pada pengelolanya.
"Jangan sampai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Bupati.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah LingkunganKata Kunci : Berita Indonesia terkini, terbaru dan terpercaya dalam perspektif bisnis, ekonomi, sosial, politik, budaya, teknologi dan ekologi
28 Jul 2026, 16:07 WIB
7 Alasan Macbook Pro Jadi Pilihan Utama Profesional Kreatif
20 Jul 2026, 12:13 WIB
Pengobatan Alat Vital Merangin Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
11 Jul 2026, 21:54 WIB
Mengapa Seiko 5 Sports Jadi Salah Satu Jam Automatic Favorit? Ini 5 Keunggulannya
07 Jul 2026, 14:43 WIB
Tradisional
19 Jun 2026, 5:59 WIB
Tradisional
12 Jun 2026, 8:19 WIB
Tradisional
07 Jun 2026, 6:59 WIB
Tradisional
28 Mei 2026, 3:33 WIB
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Tradisional
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...