Kegiatan berlangsung di lingkungan FSM Undip dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai potensi tumbuhan sebagai sumber pewarna tekstil alami yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Program ini diketuai oleh Muhammad Luqman Hakim, M.Si., dengan anggota tim dosen Dr. Nintya Setiari, M.Si., Dr. Endang Saptiningsih, M.Si., dan Dr. Yulita Nurchayati, M.Si. serta lima mahasiswa lainnya dari Program Studi Biologi.
Ketua tim pengabdian, Muhammad Luqman Hakim, M.Si. menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan alam sebagai pewarna tekstil memiliki prospek yang menjanjikan, terutama di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk berkelanjutan. “Banyak tumbuhan di sekitar kita yang memiliki pigmen alami dan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna tekstil. Selain ramah lingkungan, ini juga bisa menjadi peluang usaha yang potensial,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta yang merupakan anggota DWP FSM Undip tidak hanya mendapatkan materi teori mengenai jenis-jenis tumbuhan penghasil warna alami, tetapi juga mengikuti demonstrasi proses ekstraksi pigmen dan praktik pewarnaan kain secara langsung. Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung. Mereka mencoba bahan alami seperti daun untuk menghasilkan warna yang beragam pada kain.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran
Selain aspek teknis, tim pengabdian juga memberikan wawasan mengenai peluang pengembangan produk tekstil berbasis pewarna alami sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi perempuan. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan bahan alam yang selama ini sering dianggap sederhana.
“Ternyata bahan-bahan di sekitar rumah bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Kami jadi lebih percaya diri untuk mencoba membuat produk sendiri,” tuturnya. Peserta lainnya juga menuturkan bahwa kegiatan praktik secara langsung sangatlah membantu dalam memahami proses pewarnaan secara menyeluruh. Hal ini tentunya menjadi suatu feedback positif untuk kami.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar anggota DWP FSM Undip melalui proses belajar yang interaktif dan kolaboratif. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan bahwa peserta tidak hanya tertarik pada aspek kreativitas, tetapi juga serius mempertimbangkan peluang usaha yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli LingkunganKata Kunci : Pengabdian Masyarakat, Undip, Biologi, Dharma Wanita Persatuan FSM Undip, Mahasiswa, Semarang
KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:33 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...