Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Foto: Mahasiswa KKN-T Tim 28 Universitas Diponegoro Berhasil Melakukan Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Desa Pugeran, Kilaswarta.com -- Mahasiswa Universitas Diponegoro, Narendra Dzaki Ramadhan dari Program Studi Teknik Kimia, telah melakukan kegiatan monodisiplin dengan mengedukasi bahaya beras padi dan mie instan pada ibu-ibu dan lansia pengidap penyakit diabetes dan hipertensi, serta pengenalan beras analog. Edukasi ini didasarkan data dari Posyandu Desa Pugeran bahwa mayoritas dari warga Desa Pugeran banyak yang mengidap penyakit diabetes dan hipertensi.

Kegiatan ini disasarkan kepada ibu-ibu PKK RT 02/RW 04 Desa Pugeran. Edukasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK di Desa Pugeran agar lebih waspada dengan kesehatannya masing-masing dengan mengolah indeks glikemik pada beras menjadi lebih rendah supaya lebih aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat Desa Pugeran yang mengidap penyakit diabetes.                     

Selama kegiatan berlangsung, Narendra Dzaki Ramadhan memberikan materi mengenai bahaya beras padi karena indeks glikemiknya yang tinggi, pengertian indeks glikemik, proses menanggulangi indeks glikemik pada beras, pengenalan beras analog, dan ditutup dengan bahaya kadar natrium yang tinggi pada mie instan serta dampaknya jika dikonsumsi berlebihan.

Penyampaian materi ini, juga difalisitasi dengan sesi diskusi interaktif tanya jawab yang berlangsung selama penyampaian materi. Sesi interaktif ini diharapkan untuk memberi kesempatan kepada ibu-ibu PKK untuk bertanya dan media diskusi dua arah supaya pemaparan materi tersampaikan secara jelas dan mudah dipahami. Selain itu, sesi ini ditujukan untuk mencari solusi bersama dan memperkuat jaringan sosial antara mahasiswa dan ibu-ibu PKK Desa Pugeran.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Melalui kegiatan ini, Narendra Dzaki Ramadhan berharap program monodisiplin ini dapat menjadikan ibu-ibu PKK Desa Pugeran untuk lebih menyadari kesehatannya masing-masing dalam konsumsi makanan sehari-hari. Program ini juga menjadi wujud komitmen Universitas Diponegoro dalam berkontribusi pada pembangunan masyarakat pedesaan yang berkelanjutan.

Reporter: Mahasiswa KKN-T Tim 28 Undip

Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKN Undip, Desa Pugeran, Klaten, Edukasi, Hipertensi, Diabetes, Beras Analog

Sorotan

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB

Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026

03 Jan 2026, 11:00 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua