Kondisi ini mendorong Rangga Yogie Pratama, mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada bulan Juli – Agustus 2025, untuk menciptakan solusi inovatif berupa perancangan peta titik rekomendasi penjualan UMKM gula aren.
"Saya melihat banyak produsen gula aren di sini, namun mereka bingung harus jual di mana supaya laku. Padahal potensi pasarnya sangat besar," ungkap Rangga saat menjelaskan latar belakang programnya.
Program ini dijalankan dalam skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025, dengan tema besar Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Mandiri: Sinergi Omah Tani dan Karang Taruna dalam Membangun Agroekowisata Digital Desa Tumbrep melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Wilayah ini memiliki pohon aren berkualitas tinggi yang menghasilkan nira dengan kualitas cukup bagus bila dijadikan gula cair dan gula batok. Namun, para pengrajin UMKM gula aren setempat menghadapi kendala utama dalam hal pemasaran produk dan packaging mereka. "Selama ini kami hanya jual di warung-warung kecil sekitar sini atau sesuai permintaan konsumen, itu pun jika ada pesanan," keluh Kepala Desa Tumbrep.
Program pembuatan peta titik rekomendasi penjualan ini dimulai dengan observasi target lokasi penjualan yang dilakukan Rangga selama hampir sebulan. "Saya berkeliling ke berbagai tempat, khususnya caffe dikarenakan target penjualan gula aren tersebut masuk ke caffe. Tujuannya untuk melihat lokasi mana saja yang dapat dijadikan objek penjualan," jelasnya.
Berdasarkan data yang sudah terkumpul, saya kemudian memetakan 8 titik strategis yang berpotensi tinggi untuk penjualan gula aren. "Peta yang saya buat ini menunjukkan lokasi untuk menjual produk gula aren tersebut dilengkapi dengan citra satelit sehingga memudahkan pemahaman mengenai titik lokasi penjualan pada peta tersebut," paparnya.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : Mahasiswa, KKN, Kemendiktisaintek, Batang, Pemetaan, UMKM, Gula Aren
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...