Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

Foto: Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro, Zulfa Fausta Rifda dan Nabila Anas Safira, menyampaikan sosialisasi pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme serta penerapan SOP K3 kepada masyarakat Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten Selasa (13/1/2026)
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Pugeran, Kilaswarta.com -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosialisasi pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi eco enzyme di Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Sosialisasi ini menyasar masyarakat Desa Pugeran dengan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan limbah organik rumah tangga yang selama ini belum dikelola secara optimal. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-T UNDIP menjelaskan bahwa sampah organik seperti sisa buah dan sayuran dapat diolah menjadi eco enzyme melalui proses fermentasi sederhana.

Mahasiswa memaparkan tahapan pembuatan eco enzyme mulai dari pemilahan bahan organik, proses pencampuran, hingga fermentasi. Selain itu, dijelaskan pula berbagai manfaat eco enzyme dalam kehidupan sehari-hari, antara lain sebagai pembersih alami, pengurang bau tidak sedap, serta alternatif ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia rumah tangga. Materi disampaikan secara komunikatif dan sederhana agar mudah dipahami serta dapat langsung diterapkan oleh masyarakat.

Selain edukasi pengolahan sampah, mahasiswa KKN-T UNDIP juga memberikan pemahaman mengenai penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sederhana. Edukasi K3 ini bertujuan untuk memastikan proses pembuatan eco enzyme dapat dilakukan dengan aman, mulai dari penggunaan bahan, alat, hingga proses penyimpanan selama fermentasi.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan antusias. Masyarakat Desa Pugeran aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengelolaan sampah rumah tangga dan pemanfaatan eco enzyme, sehingga tercipta suasana edukatif dan partisipatif selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro berharap masyarakat Desa Pugeran dapat menerapkan pemilahan sampah organik secara mandiri serta memanfaatkan eco enzyme sebagai solusi pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T UNDIP, yaitu Zulfa Fausta Rifda dan Nabila Anas Safira.

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKN, Undip, Klaten, Desa Pugeran, Eco Enzyme, K3, Sampah Organik

Sorotan

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB

Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026

03 Jan 2026, 11:00 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua