Dari segi kapasitas, RO besutan Dislitbangad ini punya kapasitas pengolahan mulai dari 3.500 sampai 5.000 liter per hari. Sedangkan dari aspek biaya produksi, Sea Water RO Mobile punya biaya yang jauh lebih murah dibandingkan produksi air minum dalam kemasan, yaitu sekitar Rp15,- per liter.
Dibangun dalam platform mini trailer dua roda, maka Sea Water RO ini dapat dengan mudah ditarik oleh kendaraan sekelas jip. Meski dapat digelar relatif cepat, pengoperasian perangkat ini tetap harus mengacu petunjuk yang ketat, agar kualitas air dapat terjamin dan mesin juga awet.
Beberapa elemen yang harus diperhatikan dalam pengoperasian alat ini adalah bahan kimia, bahan bakar, dan media penyaring.
Baca Juga : Smelter Tembaga Wujudkan Kedaulatan Industri Strategis Nasional Indonesia
Lepas dari kebutuhan untuk menunjang gelar pasukan di wilayah pesisir dan pulau terluar, adopsi Sea Water RO Mobile System juga berguna untuk menunjang kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekitar.
Sedikit terbayang saat datang bencana alam yang kerap merusak infrastruktur kota, maka teknologi ini layak dimiliki oleh PRCPB (Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) TNI
Baca Juga : Mengintip Peran Smelter Timah dalam Mendongkrak Nilai Tambah KomoditasDisclaimer :
Konten ini adalah berita Advertorial. Seluruh isi content dan/atau material yang ada di dalamnya sepenuhnya merupakan tanggungjawab pihak pemasang iklan.
Kata Kunci : Sea Water RO Mobile System
Mengenal WIUP dan Peran Pentingnya dalam Kegiatan Usaha Pertambangan
04 Jun 2026, 17:25 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...