Sejarah Kabuki
Kabuki pertama kali diperkenalkan pada awal abad ke-17, tepatnya pada tahun 1603, oleh seorang wanita bernama Izumo no Okuni.
Okuni adalah seorang penari kuil (miko) yang memiliki kreativitas luar biasa. Ia memulai pertunjukan Kabuki dengan menampilkan tarian dan drama yang menggambarkan kehidupan sehari-hari serta kisah cinta.
Baca Juga : Distrik Shinjuku, Pusat Mode, Hiburan, dan Gaya Hidup Jepang
Pertunjukan ini dilakukan di tepi Sungai Kamo di Kyoto, dan dengan cepat menarik perhatian masyarakat.
Pada awalnya, Kabuki dimainkan oleh para wanita. Namun, popularitasnya yang meroket membawa tantangan baru, karena ada kekhawatiran bahwa unsur hiburan ini menjadi terlalu vulgar dan tidak sesuai dengan norma masyarakat saat itu.
Pada tahun 1629, pemerintah Tokugawa melarang wanita tampil dalam Kabuki, dan sebagai gantinya, pria mulai mengambil peran, termasuk memainkan karakter wanita (onnagata).
Baca Juga : Gyaru, Tren Fashion Anak Muda Jepang yang Mendobrak TradisiKata Kunci : Budaya Jepang yang terkenal, Tradisi seni budaya Jepang
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik
05 Feb 2026, 18:39 WIB
KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...