Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Opini
»
Detail Berita


Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

Foto: Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ahmad Luthfi. (Istimewa)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Kilaswarta.com -- Kebudayaan bukan hanya kumpulan gagasan, tetapi sesuatu yang diwujudkan dalam tindakan sehari-hari—dalam cara orang bekerja, berhubungan, membangun komunitas, dan merespons tantangan hidup. Nilai budaya Jawa selalu teruji bukan di ruang pemikiran, tetapi di ruang sosial: di ladang, di balai desa, di ruang tamu rumah-rumah kampung, di pasar tradisional, di musyawarah RT, hingga di ritual adat dan keagamaan. Di ruang-ruang itulah ngopeni ngelakoni menjadi etos kehidupan yang nyata.

Di tingkat paling kecil, ngopeni dimulai dari rumah. Dalam banyak literatur etnografi, rumah tangga Jawa digambarkan sebagai unit sosial di mana relasi antaranggotanya dibangun atas dasar keselarasan, rasa, dan perhatian yang konstan.

Hildred Geertz menegaskan bahwa keluarga Jawa menempatkan “perawatan emosional dan harmoni hubungan” sebagai unsur inti dalam pembentukan karakter anak.

Ibu, sebagai figur sentral dalam pengasuhan, menjalankan ngopeni bukan hanya melalui pemenuhan kebutuhan fisik, tetapi melalui komunikasi halus, penanaman rasa andhap-asor, dan teladan dalam menjaga keseimbangan emosi.

Baca Juga : PPDS Anestesi Undip Jadi Korban Ambisi Liberalisasi dan Kapitalisasi Sektor Kesehatan

Dengan demikian, ngopeni berperan sebagai mekanisme transmisi nilai antargenerasi.

Perhatian yang sama juga diterapkan dalam relasi antara anak dan orang tua. Dalam masyarakat Jawa, penghormatan terhadap orang tua bukan sekadar norma moral, melainkan praktik ngopeni yang memiliki dimensi spiritual.

Anak yang berbakti kepada orang tua dianggap menjalankan keseimbangan kosmologis antara masa lalu, masa kini, dan masa depan keluarga.

Baca Juga : Politisasi Kasus Kematian Mahasiswi PPDS Anestesi Undip dan Ambisi Liberalisasi Kesehatan

Halaman :

Kata Kunci : Implementasi Filosofi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

Sorotan

Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi

01 Mei 2026, 10:36 WIB

Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi

26 Apr 2026, 16:40 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Rajeg Kutabumi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital

23 Apr 2026, 9:09 WIB

Ahli Terapi Pembesar Kejantanan Pria Pekanbaru, Haji Abdul Azis Atasi Impoten

21 Apr 2026, 22:45 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua