Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Ohayo
»
Detail Berita


Gambaran Keindahan dan Keseimbangan yang Terangkai Dalam Seni Ikebana

Foto: Seorang perempuan Jepang dengan mengenakan kimono sedang merangkai Ikebana (japanbased.com).
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Setiap gaya memiliki pendekatan dan aturan tertentu, tetapi semuanya tetap mengedepankan prinsip dasar keseimbangan dan harmoni.

  1. Rikka. Gaya ini merupakan gaya ikebana yang paling tradisional dan rumit. Rikka memiliki susunan bunga yang tinggi dan sering digunakan dalam upacara resmi atau kuil. Dalam gaya ini, elemen Shinto dan Buddhisme sangat terasa, dengan setiap cabang dan bunga disusun untuk menciptakan hubungan simetris dan spiritual antara langit, bumi, dan manusia.
  2. Nageire. Berbeda dengan Rikka yang sangat terstruktur, gaya Nageire lebih bebas dan spontan. Dalam gaya ini, bunga diletakkan dalam vas yang lebih sederhana, tanpa aturan yang ketat tentang simetri. Tujuan utamanya adalah menciptakan kesan alami dan dinamis, seperti bunga yang tumbuh di alam liar.
  3. Moribana. Moribana adalah salah satu gaya yang lebih modern dan sering diajarkan di sekolah-sekolah ikebana. Dalam gaya ini, bunga biasanya ditempatkan dalam wadah yang lebih rendah dan datar, dengan komposisi yang lebih bebas namun tetap mengutamakan keseimbangan antara elemen. Gaya ini sering digunakan untuk mengekspresikan hubungan antara alam dan manusia dalam cara yang lebih kontemporer.

Seni Ikebana telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang. Tak heran, di banyak rumah, terutama yang lebih tradisional, kita dapat menemukan rangkaian bunga ikebana yang menghiasi ruang tamu, memberikan sentuhan keindahan dan ketenangan.

Bahkan dalam acara-acara spesial seperti pernikahan atau jamuan makan, ikebana sering kali digunakan untuk menghias tempat dan memberikan nuansa elegan.

Baca Juga : 10 Daftar Anime Terbaru yang Wajib Ditonton oleh Pecinta Anime di Indonesia

Seni merangkai bunga ini juga menarik perhatian masyarakat di luar Jepang. Banyak orang dari berbagai negara mempelajari ikebana sebagai bentuk ekspresi seni yang tidak hanya menenangkan, tetapi juga memberi kesempatan untuk melatih ketelitian, perhatian terhadap detail, dan penghayatan terhadap alam.

Ikebana bahkan sering dijadikan sebagai terapi seni, di mana orang-orang dapat merangkai bunga untuk mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.

Ini adalah cara untuk menghubungkan diri dengan alam, merayakan kesederhanaan, dan menciptakan keharmonisan dalam hidup.

Baca Juga : Tokyo DisneySea Destinasi yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata Ke Jepang

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Ikebana adalah seni merangkai bunga dari Jepang yang secara harfiah berarti membuat bunga menjadi hidup.

Sorotan

Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

14 Feb 2026, 17:12 WIB

Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

09 Feb 2026, 18:44 WIB

KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

05 Feb 2026, 18:39 WIB

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua