Sesi ini dikemas secara interaktif dengan adanya ruang diskusi dan tanya jawab yang disambut antusias oleh para peserta. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan menstruation kit, yang memberikan pengalaman praktis kepada peserta dalam menyiapkan perlengkapan menstruasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sosialisasi berlangsung dalam suasana yang ceria, hangat, dan penuh semangat. Meski dilaksanakan pada jam pulang sekolah, semangat para siswi PMR SMA Negeri 15 Semarang tidak surut sedikitpun. Mereka tetap menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif sepanjang kegiatan.
Pada sesi pemaparan materi, diskusi berlangsung dinamis dan penuh interaksi dua arah yang mencerminkan rasa ingin tahu dan kepedulian mereka terhadap kesehatan reproduksi. Saat sesi brainstorming kepada siswi Palang Merah Remaja (PMR), peserta terlihat aktif dan antusias menjawab pertanyaan yang diajukan.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
Beberapa pertanyaan yang muncul diantaranya adalah "Apa yang bisa dikonsumsi kalau alergi minum tablet tambah darah?" atau "Selain minum obat, apa yang bisa dilakukan ketika mengalami nyeri haid (dismenore)?" Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa para peserta benar-benar memperhatikan dan ingin memahami lebih jauh tentang kesehatan reproduksi.
Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan sesi foto bersama. Senyum para siswi, mahasiswa, dan dosen pendamping lapangan menjadi tanda bahwa kegiatan ini bukan hanya soal penyampaian ilmu, tapi membangun kesadaran dan rasa kebersamaan. Sosialisasi ini bukan hanya sesi diskusi materi, tapi membangun rasa percaya diri dalam menghadapi siklus alami tubuh mereka dengan cara yang sehat dan ramah lingkungan.
Setelah sukses melaksanakan program menstrual kit ramah lingkungan kepada para siswi PMR di SMAN 15 Semarang, mahasiswa KKN-T Tim 115 Universitas Diponegoro mengungkapkan harapan kedepannya dari adanya kegiatan ini, "Kegiatan edukasi ini saya selenggarakan dengan harapan agar mereka mampu memahami pentingnya memiliki menstrual kit untuk menjaga kesehatan selama menstruasi dan mampu menerapkannya ke dalam aktivitas sehari-hari kedepannya." ujar Chaifa selaku Ketua Tim Menstrual Kit.
Baca Juga : SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTANKata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Sambiroto, Tembalang, Semarang, Menstrual Kit, PMR, Remaja, Menstruasi
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...