Program ini merupakan bentuk implementasi nyata dari pemanfaatan hasil budidaya hidroponik yang sebelumnya telah dikenalkan kepada masyarakat. Dengan memanfaatkan selada hidroponik yang tumbuh sehat dan segar, masyarakat diajak untuk berkreasi mengolahnya menjadi produk pangan sehat dan bernilai tambah yaitu salad sayur.
Program ini diawali dengan pemaparan materi mengenai edukasi visual tentang jenis-jenis, manfaat, dan potensi olahan selada hidroponik oleh Zulfaa Fatwa Aulia, Mahasiswa Agribisnis. Peserta dari program ini diperkenalkan mengenai nilai gizi selada, jenis-jenis selada, manfaat selada bagi kesehatan tubuh, serta potensi olahan selada menjadi produk yang bernilai tambah dan bergizi.
Selanjutnya, dilakukan demonstrasi pembuatan salad sayur dengan bahan utama selada hidroponik yang disampaikan oleh Salma Qurrota Aini, Mahasiswa Manajemen. Peserta diajak secara langsung untuk mempraktikkan mulai dari menyiapkan sayuran, mencuci hingga bersih, memotong sesuai selera, menambahkan bahan pendukung seperti tomat, jagung manis, dan kentang rebus, hingga menyajikan dengan saus salad sederhana. Suasana kegiatan berlangsung antusias karena para peserta tidak hanya menyimak, tetapi juga ikut mencoba meracik salad mereka sendiri.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Melalui program multidisiplin ini, mahasiswa berharap masyarakat tidak hanya mampu membudidayakan selada hidroponik, tetapi juga dapat mengolahnya menjadi produk olahan sehat yang memiliki nilai jual. Dengan demikian, hidroponik tidak hanya menjadi solusi keterbatasan lahan untuk menghasilkan sayuran, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi keluarga melalui produk inovatif seperti salad sayur segar.
Program multidisiplin ini juga menjadi bukti nyata bahwa hasil sayuran hidroponik dapat langsung diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus mendorong pola hidup sehat, kreatif, dan mandiri.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Semarang, Selada Hidroponik, Edukasi, Pangan Sehat, Bergizi
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...