Perdagangan batu bara dunia berpotensi terganggu akibat bencana banjir di Australia yang merupakan salah satu eksportir utama dunia.
Pada hari Rabu (09/03/2022), harga batu bara Newcastle (Australia) tercatat US$ 426,85/ton, naik 0,28 persen dari hari sebelumnya.
Dilansir dari CNBC, pertambangan batu bara di wilayah lembah Hunter utama di New South Wales (NSW) terendam banjri setelah hujan lebat yang terjadi pada awal minggu ini. Akses jalan menuju tambang banyak yang terputus akibat banjir dan menyebabkan warga sekitar harus dievakuasi.
Diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu sebelum operator tambang dapat sepenuhnya menilai kerusakan.
Pekan lalu, tambang di lembah Hunter beroperasi seperti biasa, meskipun kondisi penampungan air mendekati kapasitas penuh.
Akan tetapi, banjir minggu ini telah mengisi lubang tambang, sehingga membutuhkan waktu untuk mengosongkannya. Infrastruktur seperti pelabuhan dan kereta api diprediksi akan pulih lebih cepat.
Tetapi persediaan batu bara akan cukup rendah. Hal ini disebabkan oleh pelabuhan membatasi antrian kapal yang menunggu untuk memuat batu bara pada level di bawah rata-rata antrian biasanya. Tambang Hunter Valley milik BHP termasuk tambang Mount Arthur memproduksi 20 juta ton/tahun.
Sementara usaha patungan Operasi Hunter Valley antara Yancoal dan Glencore memproduksi 12,5 juta ton per tahun. Kompleks Mount Thorley Warkworth milik Yancoal memiliki produksi 18 juta ton per tahun. Mount Owen milik Gelncore 7,5 juta ton/tahun, United Wambo joint venture antara Glencore dan Peabody memproduksi 10 juta per tahun.
Wilayah Illawarra di NSW juga dibanjiri, dengan terminal batubara Port Kembla (PKCT) menyatakan force majeure pada 8 Maret atas ekspor batubara karena kemerosotan persediaan.
Namun pemulihan diharapkan lebih cepat. PKCT beroperasi hari ini dan South32, yang mengoperasikan tambang Appin dan Dendrobium di area tersebut, berharap dapat segera normal kembali.
Australia merupakan eksportir terbesar kedua di dunia setelah Indonesia. Berdasarkan data Statista, ekspor batu bara dari Australia pada tahun 2019 mencapai 393 juta ton pada tahun 2019. Sehingga kendala ekspor Australia bisa mendongkrak harga batu bara dunia.
Australia banyak memasok batu bara untuk kebutuhan energi negara-negara di Asia-Pasifik. Adapun negara-negara konsumen utamanya adalah Jepang, Korea Selatan, dan India.
Kata Kunci : Berita Indonesia terkini, terbaru dan terpercaya dalam perspektif bisnis, ekonomi, sosial, politik, budaya, teknologi dan ekologi
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...