Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Ohayo
»
Detail Berita


Gyaru, Tren Fashion Anak Muda Jepang yang Mendobrak Tradisi

Foto: Tren gyaru populer pada akhir 1980-an dan mencapai puncaknya pada 1990-an hingga awal 2000-an. (hellolizziebee.com)
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- Jepang selalu menjadi pusat perhatian dunia dalam hal budaya dan tren fashion yang unik. Salah satu subkultur fashion yang menonjol dan memiliki dampak besar di kalangan anak muda adalah Gyaru. Sebenarnya apa sih Gyaru itu?

Gaya bukan hanya sekadar pilihan mode, melainkan juga bentuk pernyataan diri yang kuat, menolak konvensi tradisional dan merayakan kebebasan berekspresi.

Istilah Gyaru sendiri berasal dari kata "Gal" atau "Girl" dalam bahasa Inggris, yang berarti "gadis". Tren ini mulai populer pada akhir 1980-an dan mencapai puncaknya pada 1990-an hingga awal 2000-an.

Awalnya, gaya ini terinspirasi oleh budaya California, dengan kulit kecokelatan, rambut pirang, dan makeup mencolok. Namun, seiring waktu, Gyaru berevolusi menjadi lebih kompleks, menciptakan berbagai subkategori dengan gaya yang unik.

Sejarah dan Asal Mula Gyaru

Gyaru lahir sebagai bentuk perlawanan terhadap standar kecantikan tradisional Jepang yang cenderung mendewakan kulit putih, rambut lurus hitam, dan sikap sopan yang pasif.

Gadis-gadis muda yang mengadopsi gaya ini ingin menunjukkan bahwa mereka juga memiliki kontrol penuh atas tubuh dan penampilan mereka, tanpa harus mengikuti norma yang ditentukan masyarakat.

Pada awalnya, gaya ini identik dengan kulit yang sengaja dibuat gelap menggunakan tanning lotion, riasan mata dramatis, dan rambut yang diwarnai pirang atau bahkan berwarna pastel.

Aksesori yang mencolok seperti kuku palsu panjang, pakaian berwarna cerah, dan sepatu platform tinggi juga menjadi ciri khas.

Namun, pada pertengahan 1990-an, subkultur ini mulai berkembang ke berbagai arah, menghasilkan variasi seperti Kogyaru, Ganguro, Hime Gyaru, dan Manba, masing-masing dengan ciri khas dan estetika yang berbeda.

Berikut ini beberapa kategori Gyaru yang sedang populer di Jepang.

1. Kogyaru

Kogyaru adalah salah satu variasi pertama dari gaya Gyaru, yang sering diasosiasikan dengan pelajar perempuan. Mereka mengenakan seragam sekolah yang dimodifikasi dengan rok pendek, kaus kaki panjang (*loose socks*), dan sering melengkapi penampilan dengan tas desainer.

2. Ganguro

Ganguro adalah salah satu variasi yang paling ekstrem, dengan kulit yang sangat gelap, rambut pirang mencolok, dan riasan putih di sekitar mata dan bibir. Gaya ini menjadi simbol perlawanan terhadap standar kecantikan tradisional Jepang.

3. Hime Gyaru

Dikenal sebagai "putri Gyaru," gaya ini menampilkan pakaian yang terinspirasi dari gaya bangsawan Eropa, dengan gaun berenda, tiara, dan rambut yang dikeriting tebal.

4. Manba dan Yamanba

Manba dan Yamanba merupakan evolusi dari Ganguro, dengan riasan yang lebih mencolok dan pakaian berwarna neon. Kedua gaya ini sering dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya feminin yang lebih konvensional.

Filosofi di Balik Gyaru

Meski terlihat seperti sekadar tren fashion, Gyaru membawa pesan mendalam tentang pemberdayaan perempuan muda.

Mereka yang mengadopsi gaya ini ingin menunjukkan bahwa mereka bebas menentukan standar kecantikan mereka sendiri.

Dalam budaya Jepang yang sering menuntut keseragaman, Gyaru seakan memberikan ruang bagi anak muda untuk tampil beda dan merayakan identitas mereka.

Selain itu, komunitas Gyaru juga dikenal sangat inklusif. Mereka sering berkumpul dalam grup-grup yang disebut Gyaru Circles, di mana mereka berbagi tips fashion, makeup, dan saling mendukung satu sama lain.

Hal ini menciptakan rasa kebersamaan yang kuat di kalangan para pengikut subkultur ini.

Meskipun popularitas Gyaru telah menurun sejak awal 2010-an, pengaruhnya masih terasa hingga kini.

Banyak elemen dari gaya Gyaru, seperti makeup dramatis dan fashion eksentrik, yang terus muncul dalam berbagai tren mode modern di Jepang.

Selain itu, gaya ini juga mendapat perhatian internasional berkat media sosial dan platform seperti TikTok dan Instagram, di mana anak muda dari berbagai negara mencoba meniru gaya Gyaru dengan sentuhan modern.

Pengaruh Gyaru di Dunia Fashion Global

Tidak dapat disangkal bahwa Gyaru telah memengaruhi dunia fashion global. Dari peragaan busana hingga makeup tutorial di YouTube, gaya ini menjadi sumber inspirasi yang tak ada habisnya.

Bahkan, banyak desainer internasional yang mengadaptasi elemen-elemen Gyaru ke dalam koleksi mereka.

Gyaru membuktikan bahwa fashion adalah lebih dari sekadar penampilan luar. Ia adalah cara untuk mengekspresikan diri, menolak standar yang kaku, dan merayakan keberagaman dalam bentuk yang paling kreatif. (*)

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

★★★★★

Kata Kunci : Gyaru adalah trend fashion anak muda Jepang

Sorotan

7 Alasan Macbook Pro Jadi Pilihan Utama Profesional Kreatif

20 Jul 2026, 12:13 WIB

Pengobatan Alat Vital Merangin Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital

11 Jul 2026, 21:54 WIB

Mengapa Seiko 5 Sports Jadi Salah Satu Jam Automatic Favorit? Ini 5 Keunggulannya

07 Jul 2026, 14:43 WIB

Pengobatan Alternatif Muara Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital

19 Jun 2026, 5:59 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua