Kegiatan ini difokuskan pada pembuatan produk pestisida nabati berbahan dasar fermentasi batang sereh dan bawang putih yang dihaluskan, sehingga menghasilkan alternatif ramah lingkungan bagi para petani dalam mengendalikan hama tanaman. Sosialisasi tersebut diinisiasi oleh mahasiswa KKN dengan melibatkan para petani setempat sebagai peserta utama.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya kelompok tani di wilayah RW 03, mengenai bahaya penggunaan pestisida kimia sintetis serta mendorong pemanfaatan bahan alami yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar sebagai solusi yang aman dan hemat biaya.
Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2025, bertepatan dengan masa tanam beberapa komoditas lokal yang rentan terhadap serangan hama. Pemilihan waktu tersebut dinilai tepat karena dapat memberikan manfaat praktis secara langsung kepada para petani, sehingga hasil dari penyuluhan sekaligus dapat segera dipraktikkan dalam pengelolaan lahan pertanian mereka.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Kegiatan berlangsung di RW 03 Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi pertanian masyarakat. Dengan latar belakang masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian, lokasi ini menjadi sasaran strategis untuk memperkenalkan metode pengendalian hama yang lebih sehat, efisien, dan tidak meninggalkan residu berbahaya pada hasil panen.
Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan solusi atas permasalahan residu kimia berbahaya dari pestisida komersial yang berpotensi mengancam kesehatan manusia maupun kelestarian lingkungan.
Melalui demonstrasi langsung, mahasiswa menjelaskan langkah-langkah pembuatan pestisida nabati mulai dari pemotongan dan penghalusan batang sereh serta bawang putih, proses fermentasi dalam wadah tertutup dengan serbet, hingga penambahan sabun cair atau minyak kelapa sebagai perekat alami.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Kelurahan Tambangan, Pestisida Nabati
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...