Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Pangan Lokal Naik Kelas: Warga RW 03 Belajar Business Plan Lewat Barongko bersama Mahasiswi KKN-T Tim 85 Undip di Tambangan, Semarang

Foto: Mahasiswi KKN-T 85 Berhasil Mengedukasikan Business Plan ke Para Warga Kelurahan Tambangan, Semarang
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- Pada tanggal 8 Agustus 2025, salah satu kegiatan rutin bulanan yang dilakukan di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Semarang, Jawa Tengah, yaitu Posyandu kini kedatangan seorang Mahasiswi program studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim 85 kelompok 3 KKN-T IDBU Undip 2025 yakni Azlia Puspa Kartika.

Berlangsung dii gedung pertemuan RW 03 tak hanya memaparkan materi saja, mahasiswa ikut mendampingi penyusunan strategi Business Plan, sekaligus meningkatkan dan menyebarkan pemahaman masyarakat mengenai nilai jual hasil pangan lokal melalui perencanaan usaha yang terstruktur, dengan contoh produk tradisional Barongko yang digunakan dalam Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita.

Kegiatan diawali berupa pemberian materi dalam bentuk leaflet kepada peserta posyandu yang sudah selesai melakukan cek kesehatan, kemudian diberikan penjelasan mengenai langkah-langkah membuka usaha, mulai dari pengelolaan produk, inovasi, perencanaan bisnis, hingga sistem administrasi yang sederhana dan terintegrasi. Hasilnya menunjukkan bahwa pemanfaatan hasil olahan pangan lokal dari segi bisnis dapat dipahami dengan baik oleh peserta.

Namun, pastinya masih ditemukan hambatan, di antaranya tidak semua peserta memiliki minat untuk memulai usaha, mengingat sebagian besar hadir sebagai orang tua yang fokus mendampingi balita dan lansia di medical check up di Posyandu. Sebagai tindak lanjut, leaflet di atas yang telah dibagikan diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi warga RW 03 yang memiliki ketertarikan untuk membuka usaha, khususnya dalam mengembangkan produk pangan lokal yang sehat dan bernilai jual tinggi. Dan, memang hal ini dilatar belakangi oleh adanya potensi pangan lokal yang bernilai gizi tinggi serta memiliki daya jual yang kurang dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Meski demikian, panitia tetap optimis bahwa panduan yang dibagikan akan bermanfaat bagi warga yang ingin berwirausaha. Dengan semangat pemberdayaan masyarakat, Azlia berhadap bahwa leaflet ini dapat menjadi modal awal bagi warga untuk mencoba berbisnis, apalagi jika ada dukungan lanjutan seperti pelatihan pengemasan atau pemasaran. Leaflet ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru di RW 03, sekaligus mengangkat nilai pangan lokal sebagai produk unggulan daerah.

Reporter: Azlia Puspa Kartika

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Pelaku UMKM, Business Plan, Barongko

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua