Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menurunkan tingkat stres masyarakat, dengan merangkai suatu produk sebagai salah satu caranya. Rangkaian kegiatan yang dilakukan diakhiri dengan sosialisasi pengelolaan limbah plastik berbasis strategi bisnis Business Model Canvas (BMC) yang ditujukan kepada warga, khususnya perwakilan ibu-ibu PKK warga RW 03.
Kegiatan ini didasari dari permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat sehari-hari, yaitu tingginya volume limbah plastik rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Selain itu, keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai strategi pengelolaan usaha membuat potensi limbah plastik bernilai ekonomis belum optimal dimanfaatkan.
Melalui program KKN, Azlia Puspa Kartika, yaitu salah satu mahasiswi jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro berupaya menghadirkan solusi praktis yang menggabungkan aspek lingkungan dengan kewirausahaan. Program dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025 di gedung pertemuan RW 03.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Kegiatan diawali dengan kegiatan Art Therapy, dan pemberian leaflet berisi panduan sederhana mengenai Business Model Canvas. Leaflet tersebut berisi 9 poin langkah-langkah praktis untuk memulai usaha, seperti mitra utama, kegiatan bisnis, sumber daya utama, keunikan, marketing, saluran distribusi, mengetahui pelanggan, struktur biaya, dan sumber pendapatan.
Setelah itu, mahasiswi memberikan penjelasan interaktif kepada warga, disertai contoh nyata pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai jual, seperti kerajinan tangan, wadah serbaguna, dan barang rumah tangga sederhana. Warga RW 03 terlihat antusias mengikuti sosialisasi, terbukti banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan masukkan mengenai teknik sederhana daur ulang plastik, peluang penjualan, serta cara mengidentifikasi keuntungan usaha.
Beberapa ibu rumah tangga bahkan menyampaikan ide kreatif, seperti mengolah plastik bekas menjadi tas belanja ramah lingkungan atau pot bunga dekoratif. Hal ini menunjukkan bahwa potensi wirausaha dari limbah rumah tangga dapat berkembang apabila mendapat pendampingan dan arahan yang tepat.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Business Model Canvas (BMC), PKK, Limbah Plastik, Art Therapy
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...