Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Dari Plastik Jadi Fantastik: Warga Tambangan Belajar Ubah Limbah Jadi Cuan bersama Mahasiswi KKN-T Tim 85 UNDIP di Tambangan, Semarang

Foto: Mahasiswi KKN-T Tim 85 Berhasil Edukasi Limbah Plastik Jadi Cuan Bersama Ibu-ibu PKK Tambangan
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- 10 Agustus 2025, Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro kelompok 85 melaksanakan program pemberdayaan masyarakat di RW 03 Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang. Kegiatan ini berupa Art Therapy yang mana merupakan kegiatan media terapi dengan seni.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk menurunkan tingkat stres masyarakat, dengan merangkai suatu produk sebagai salah satu caranya. Rangkaian kegiatan yang dilakukan diakhiri dengan sosialisasi pengelolaan limbah plastik berbasis strategi bisnis Business Model Canvas (BMC) yang ditujukan kepada warga, khususnya perwakilan ibu-ibu PKK warga RW 03.

Kegiatan ini didasari dari permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat sehari-hari, yaitu tingginya volume limbah plastik rumah tangga yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Selain itu, keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai strategi pengelolaan usaha membuat potensi limbah plastik bernilai ekonomis belum optimal dimanfaatkan.

Melalui program KKN, Azlia Puspa Kartika, yaitu salah satu mahasiswi jurusan Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro berupaya menghadirkan solusi praktis yang menggabungkan aspek lingkungan dengan kewirausahaan. Program dilaksanakan pada Minggu, 10 Agustus 2025 di gedung pertemuan RW 03.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Kegiatan diawali dengan kegiatan Art Therapy, dan pemberian leaflet berisi panduan sederhana mengenai Business Model Canvas. Leaflet tersebut berisi 9 poin langkah-langkah praktis untuk memulai usaha, seperti mitra utama, kegiatan bisnis, sumber daya utama, keunikan, marketing, saluran distribusi, mengetahui pelanggan, struktur biaya, dan sumber pendapatan.

Setelah itu, mahasiswi memberikan penjelasan interaktif kepada warga, disertai contoh nyata pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai jual, seperti kerajinan tangan, wadah serbaguna, dan barang rumah tangga sederhana. Warga RW 03 terlihat antusias mengikuti sosialisasi, terbukti banyak peserta yang aktif mengajukan pertanyaan dan memberikan masukkan mengenai teknik sederhana daur ulang plastik, peluang penjualan, serta cara mengidentifikasi keuntungan usaha.

Beberapa ibu rumah tangga bahkan menyampaikan ide kreatif, seperti mengolah plastik bekas menjadi tas belanja ramah lingkungan atau pot bunga dekoratif. Hal ini menunjukkan bahwa potensi wirausaha dari limbah rumah tangga dapat berkembang apabila mendapat pendampingan dan arahan yang tepat.

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Business Model Canvas (BMC), PKK, Limbah Plastik, Art Therapy

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua