Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Tanah Longsor di Wonosobo dan Magelang, Satu Orang Meninggal

Foto: Evakuasi korban longsor di Kabupaten Wonosobo
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Wonosobo, Kilaswarta.com -- Bencana tanah longsor yang terjadi di blok Siremuk, Dusun Sawangan, Desa Sukoreno, Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Rabu pagi menelan satu korban jiwa tewas.

Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Sugiharto di Wonosobo, Rabu, mengatakan korban meninggal adalah Kepala Dusun Sawangan, Suparman (55).

Ia menuturkan korban meninggal tertimbun tebing yang longsor setinggi 15 meter dan panjang 25 meter.

Kapolres Fannky menyampaikan kebiasaan korban setiap pagi pergi ke kebun dengan aktivitas menggali tebing miliknya untuk dijadikan sawah.

"Bermula ketika korban sebagai peserta rapat belum datang pada waktunya sehingga dijemput ke rumahnya dan diumumkan lewat pengeras suara, karena tidak ditemukan maka dicari di kebun miliknya," katanya.

Ternyata diketahui tebing kebun milik korban telah longsor dan di sekitar longsoran ditemukan sepasang sandal milik korban, setelah dicari di sekitar longsoran tidak ditemukan maka diduga korban tertimbun tanah longsor.

Kemudian dilakukan penggalian untuk mencari korban dan sekitar pukul 13.30 WIB korban dapat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi oleh tim gabungan dari anggota Polri, TNI, BPBD, SAR, dan masyarakat Kabupaten Wonosobo.

Tutup Akses Jalan Magelang-Wonosobo

Sedikitnya empat titik longsor terjadi di wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, setelah wilayah tersebut diguyur hujan sejak Selasa siang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Magelang Edy Susanto, di Magelang, Selasa menyebutkan empat titik longsor tersebut terjadi di Kecamatan Kajoran, Kaliangkrik, dan Bandongan.

Edy mengatakan di Kecamatan Kajoran terjadi dua titik longsor, yakni di Dusun Kawatan, Desa Kwaderan, yang menutup akses jalan Magelang-Wonosobo dan di Dusun Tunggangan Desa Wuwuharjo material longsor menutup sebagian akses jalan antardusun.

Kemudian longsor di Dusun Sanggrahan, Desa Kebonagung, Kecamatan Bandongan, menutup sebagian akses jalan Bandongan-Kaliangkrik.

Di Kecamatan Kaliangkrik longsor terjadi di Dusun Jono, Desa Maduretno, yang mengakibatkan akses jalan Kaliangkrik-Windusari tertutup material longsor, namun saat ini sudah dapat teratasi.

"Longsor yang terjadi tidak begitu besar sehingga sebagian langsung bisa diatasi oleh warga sekitar sehingga lalu lintas bisa lancar," katanya.

Ia menuturkan mungkin yang jadi kendala saat ini masih terjadi hujan sehingga material longsor menjadi lumpur sehingga perlu tenaga ekstra untuk menyingkirkan material tersebut.

Edy menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor yang terjadi di beberapa tempat tersebut.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu waspada pada musim hujan ini, terutama di daerah rawan longsor.

"Waspadai retakan-retakan tanah yang ada, perlu dicek lagi," katanya.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Halaman :

Kata Kunci : Tanah Longsor, Wonosobo, Magelang

Tag Berita :

    Sorotan

    Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

    31 Jan 2026, 19:25 WIB

    Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

    22 Jan 2026, 16:31 WIB

    Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

    18 Jan 2026, 8:18 WIB

    Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

    17 Jan 2026, 13:08 WIB


    Pilihan Redaksi

    Baca Juga

    Berita Lainnya

    Pasang Iklan
    Goenglish CHANNEL
    Lihat Semua
    Gojapan CHANNEL
    Lihat Semua
    Tradisional CHANNEL
    Lihat Semua