Konsep pasukan cadangan bukan hal baru dalam dunia militer. Komponen cadangan (Komcad) beranggotakan warga sipil yang sewaktu-waktu bisa dipanggil untuk pertahanan negara.
Komcad bukan wajib militer. Anggotanya mendaftar secara sukarela untuk menjadi bagian dari satuan pengamanan. Anggota Komcad berasal dari warga sipil yang mengikuti serangkaian latihan militer.
Pembentukan satuan diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara (PSDN).
Pendaftaran Komcad mulai dibuka pada 17 Mei 2021. Mereka yang lolos seleksi juga telah menjalani pelatihan pada 21 Juni hingga 18 September 2021. Meskipun Komcad berada di bawah komando TNI, status anggota Komcad tetap warga sipil. Dengan demikian, mereka akan kembali ke profesi masing-masing setelah selesai menjalani pelatihan.
"Komponen cadangan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang," kata Jokowi, Kamis (7/9).
Mobilisasi Komcad hanya bisa dilakukan oleh Presiden atas persetujuan DPR. Adapun garis komandonya tetap berada di bawah Panglima TNI.
Meskipun bersifat sukarela, anggota Komcad harus siap siaga ketika ada panggilan tugas. Mereka yang mangkir bahkan bisa kena hukuman penjara.
TNI bisa memanggil Komcad untuk kembali menjalani pelatihan minimal 12 hari dalam setahun. Selama pelatihan itu, TNI memberikan uang saku dan jaminan kesehatan terhadap anggota Komcad.
Jika sedang tidak bertugas, anggota Komcad tetap terikat pada hukum positif yang berlaku, selayaknya masyarakat sipil lainnya.
Kementerian Pertahanan berjanji akan terus memantau aktivitas anggota Komcad untuk menghindari penyalahgunaan wewenang di kemudian hari.
Penggunaan Komcad adalah alternatif terakhir, apabila Komponen Utama perlu tambahan tenaga pengganti. Komcad juga berbeda dengan Pam Swakarsa atau milisi.
Pam Swakarsa biasanya tidak memiliki garis komando yang jelas sehingga ada potensi bergerak sendiri. Sementara Komcad tetap berada di bawah komando Panglima TNI.
"Komponen Cadangan tidak bisa dijadikan milisi apalagi dibenturkan untuk menghadapi masyarakat," tulis Kementerian Pertahanan dalam situsnya.
Garda Nasional
Konsep pasukan cadangan memang bukan hal asing dalam dunia militer. Amerika Serikat misalnya, punya National Guard (Garda Nasional) yang juga mengandalkan keterlibatan masyarakat sipil. Saat ini AS memiliki 54 unit Garda Nasional yang bekerja ganda untuk Gubernur dan Pemerintah Federal.
Berbeda dengan Komcad di mana anggotanya hanya aktif ketika dipanggil, keanggotaan Garda Nasional bersifat paruh waktu. Mereka diharapkan mengabdi minimal satu pekan setiap bulan, dan menjalani pelatihan selama dua minggu setiap tahunnya. Saat ini diperkirakan ada 450.000 anggota Garda Nasional di Amerika Serikat.
Pengamat militer Ade Muhammad menjelaskan selain sebagai cadangan, Garda Nasional justru difungsikan sebagai pasukan utama dalam kondisi darurat nasional domestik. Mereka banyak berkontribusi dalam penanganan bencana alam seperti tornado dan badai.
“Kalau enggak cukup bisa juga pasukan reguler dipanggil,” ujarnya, Kamis (7/10).
Disclaimer :
Konten ini adalah berita Advertorial. Seluruh isi content dan/atau material yang ada di dalamnya sepenuhnya merupakan tanggungjawab pihak pemasang iklan.
Kata Kunci : Presiden Joko Widodo meresmikan Komponen Cadangan Komcad
31 Jan 2026, 19:25 WIB
Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
22 Jan 2026, 16:31 WIB
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 10:13 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...