Rio Tinto memiliki catatan kelam dalam perusakan lingkungan dan pelanggaran HAM. Salah satunya saat mereka terlibat dalam penghancuran goa-goa Aborigin berusia 46.000 tahun di Australia sebagai bukti kehidupan manusia masa itu.
Fakta ini menambah kekhawatiran masyarakat bahwa Rio Tinto berpotensi besar mengabaikan dampak lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal dikemudian hari.
Apalagi, saham perusahaan yang berpusat di London ini dipegang oleh China dan anggota keluarga kerajaan Inggris sehingga menambah kecurigaan masyarakat akan orientasi dari proyek ini.
Baca Juga : Harga Batu Bara Tembus US$414 per Ton di Pasar InternasionalKata Kunci : Fakta-Fakta Tambang Lithium Terbesar di Eropa yang Diprotes Warga Serbia
Pusat Pengobatan Alat Vital Semarang oleh Bapak Maulana, Terpercaya di Jawa Tengah dan Sekitarnya
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...