Rio Tinto memiliki catatan kelam dalam perusakan lingkungan dan pelanggaran HAM. Salah satunya saat mereka terlibat dalam penghancuran goa-goa Aborigin berusia 46.000 tahun di Australia sebagai bukti kehidupan manusia masa itu.
Fakta ini menambah kekhawatiran masyarakat bahwa Rio Tinto berpotensi besar mengabaikan dampak lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal dikemudian hari.
Apalagi, saham perusahaan yang berpusat di London ini dipegang oleh China dan anggota keluarga kerajaan Inggris sehingga menambah kecurigaan masyarakat akan orientasi dari proyek ini.
Baca Juga : Harga Batu Bara Tembus US$414 per Ton di Pasar InternasionalKata Kunci : Fakta-Fakta Tambang Lithium Terbesar di Eropa yang Diprotes Warga Serbia
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...