Hal ini kemudian menjadi perhatian global akan besarnya gelombang unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Serbia untuk menolak proyek tambang lithium di Lembah Jadar.
Proyek ini dikerjakan oleh Rio Tinto, perusahaan multinasional yang bergerak dalam urusan pertambangan dan logam.
Sebelumnya, proyek ini pernah dibatalkan pada tahun 2022 akibat gelombang aksi protes skala nasional yang dilakukan. Namun saat ini proyek tersebut mendapatkan lampu hijau untuk dilanjutkan.
Baca Juga : Rusia Pertimbangkan Pembatasan Ekspor Gas, Logam Berharga, dan Uranium
Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran besar bagi masyarakat Serbia. Mengutip dari notebookcheck.net , berikut ringkasan fakta-fakta penolakan terhadap proyek tambang lithium terbesar di Eropa tersebut
Kekhawatiran akan ancaman bagi lingkungan dan kemanusiaan
Dampak lingkungan menjadi salah satu kekhawatiran terbesar bagi warga lokal atas hadirnya proyek tambang lithium.
Baca Juga : Patroli Bersama di Laut Cina Selatan, Amerika Serikat Perkuat Angkatan Laut FilipinaKata Kunci : Fakta-Fakta Tambang Lithium Terbesar di Eropa yang Diprotes Warga Serbia
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...