Perlu diketahui, negara-negara G7 pada April lalu telah menyepakati untuk menghentikan PLTU batubara dalam kurun waktu satu dekade kedepan. Meski begitu, kelonggaran untuk negara yang bergantung pada energi batubara tetap diberikan walau mendapat banyak kritik.
Analis Riset di Global Energy Monitor, Christine Shearer menyebutka bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan untuk memastikan bahwa target 2035 terpenuhi dan dimajukan menjadi tahun 2030, khususnya di Jepang, AS dan Jerman.
Pembangkit listrik dari batubara sendiri masih menyumbang sekitar 25% kebutuhan listrik di Jerman. Sementara itu, lebih dari 30% energi listrik di Jepang masih disumbang oleh energi dari batubara.
Baca Juga : Tindakan PKT meningkatkan ketegangan di Laut Cina Selatan
Dengan berhenti beroperasinya pembangkit dari batubara di Inggris, diharapkan mendorong penggunaan sumber daya energi terbarukan seperti angin, matahari, dan nuklir. Langkah ini bukan hanya memperkuat posisi Inggris dalam penanganan perubahan iklim, tetapi juga mempercepat laju transisi global menuju energi berkelanjutan.
Baca Juga : Misi Satuan Tugas Pesawat Pengebom Amerika Unjuk Kemampuan Jaga Perdamaian di IndopasifikKata Kunci : Inggris Jadi Negara G7 Pertama yang Mengakhiri Penggunaan Batubara untuk Pembangkit Listrik
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...