Teknologi ini menawarkan cara efisien untuk mengekstraksi nikel dari bijih laterit yang menjadikannya salah satu solusi utama dalam pemrosesan mineral.
Saat ini, pembangunan smelter dengan teknologi HPAL mulai marak dilakukan seiring dengan mulai ditinggalkannya smelter dengan teknologi Rotary Klin Electric Furnace (RKEF).
Apa Itu HPAL?
Baca Juga : Misteri Dentuman Besar di Malang Akhirnya Terungkap, Ditemukan Rongga Raksasa Bawah Tanah
HPAL sendiri merupakan metode pengolahan bijih yang melibatkan penggunaan asam pada tekanan tinggi untuk melarutkan logam, seperti nikel dan kobalt dari bijih.
Proses ini dimulai dengan bijih laterit yang dikeringkan dan dihancurkan, kemudian dicampur dengan larutan asam sulfat. Melalui pemanasan dan peningkatan tekanan, logam-logam berharga dapat diekstrak secara efektif.
Keunggulan dan Kekurangan HPAL
Baca Juga : Rotary Klin Electric Furnace (RKEF), Teknologi Pengolahan Bijih Nikel Yang Hampir PunahKata Kunci : Mengenal Smelter dengan High Pressure Acid Leaching (HPAL) Teknologi Pemurnian Nikel yang Sedang Naik Daun
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026
03 Jan 2026, 11:00 WIB
Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah
29 Des 2025, 6:52 WIB
Jet Tempur KF-21 Boramae, Kerjasama Strategis Indonesia dan Korea Selatan
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 8:58 WIB
13 Nov 2025, 9:18 WIB
13 Nov 2025, 9:34 WIB
13 Nov 2025, 11:02 WIB
13 Nov 2025, 9:40 WIB
13 Nov 2025, 10:02 WIB
13 Nov 2025, 10:13 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...