RKEF dikembangkan sebagai respon terhadap kebutuhan akan metode pengolahan mineral yang lebih efisien. Dengan meningkatnya kebutuhan global terhadap nikel, teknologi ini mendapatkan momentum di berbagai negara dengan cadangan nikel yang besar, termasuk Indonesia.
Cara Kerja RKEF
Rotary Klin Electric Furnace (RKEF) merupakan tungku pengolahan yang menggunakan energi listrik untuk menciptakan suhu tinggi yang memungkinkan proses peleburan bijih nikel menjadi nickel pig iron (NPI) dengan kadar nikel sekitar 10%.
Baca Juga : Setelah Hampir 600 Ribu Tahun, Komet C/2024 G3 Atlas Kembali Akan Mendekati Matahari
Proses ini dimulai dengan penggilingan bijih menjadi ukuran kecil yang kemudian dicampur dengan bahan tambahan. Campuran tersebut dimasukkan ke dalam tungku rotari yang berputar, di mana elemen pemanas elektrik memanaskan campuran hingga mencapai suhu peleburan yang diperlukan.
Kelebihan dan Kekurangan
Dari segi investasi dan operasional, teknologi RKEF memiliki biaya yang relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan alternatif lainnya. Namun seiring berjalannya waktu, eksistensi teknologi ini mulai memudar dengan hadirnya teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) dalam industri pengolahan nikel.
Baca Juga : Misteri Dentuman Besar di Malang Akhirnya Terungkap, Ditemukan Rongga Raksasa Bawah TanahKata Kunci : Mengenal Rotary Klin Electric Furnace (RKEF) Teknologi Pengolahan Bijih Nikel Yang Hampir Punah
Pengobatan Alternatif Muara Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
19 Jun 2026, 5:59 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Jakarta Utara Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
12 Jun 2026, 8:19 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Palembang Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
07 Jun 2026, 6:59 WIB
Transformasi Digital Industri Pertambangan: Transparansi, Efisiensi, dan Keberlanjutan
05 Jun 2026, 14:37 WIB
04 Jun 2026, 16:32 WIB
04 Jun 2026, 17:25 WIB
Tradisional
28 Mei 2026, 3:33 WIB
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Tradisional
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...