"Singapura tidak punya minyak, tapi dia bisa impor ke Republik Indonesia 60 persen. Ini saya nggak ngerti teorinya dari mana," kata Bahlil di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Meski terdengar kontradiktif, ada alasan kuat mengapa Singapura menjadi pusat perdagangan minyak yang dominan, tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi banyak negara di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Untuk diketahui, Singapura merupakan salah satu pusat perdagangan minyak terbesar di dunia dengan infrastruktur perdagangan energi yang sangat maju, sehingga menjadi pusat distribusi energi (Energy Hub) di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur.
Baca Juga : Pembagunan Smelter Nikel Dorong Industrialisasi dan Pertumbuhan Ekonomi
Singapura juga memiliki sejumlah fasilitas kilang dan penyimpanan minyak modern. Salah satu fasilitas utama Singapura adalah kilang minyak Royal Dutch Shell di Pulau Bukom, dengan kapasitas produksi mencapai 458.000 barel per hari.
Selain itu, kawasan Pulau Jurong juga menjadi lokasi strategis dengan fasilitas kilang dan penyimpanan minyak yang dikelola oleh perusahaan besar seperti ExxonMobil dan Chevron.
Kilang ini berfungsi sebagai pusat pengolahan minyak mentah menjadi BBM yang siap diekspor ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga : Smelter Aluminium Indonesia Pemasok Utama Sektor Industri AerospaceKata Kunci : Alasan mengapa Indonesia mengimpor minyak dari Singapura
Pengobatan Alternatif Muara Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
19 Jun 2026, 5:59 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Jakarta Utara Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
12 Jun 2026, 8:19 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Palembang Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
07 Jun 2026, 6:59 WIB
Transformasi Digital Industri Pertambangan: Transparansi, Efisiensi, dan Keberlanjutan
05 Jun 2026, 14:37 WIB
04 Jun 2026, 16:32 WIB
04 Jun 2026, 17:25 WIB
Tradisional
28 Mei 2026, 3:33 WIB
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Tradisional
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...