Tidak hanya itu, Singapura juga memiliki trading desk dari perusahaan minyak besar, seperti Shell, BP, dan ExxonMobil, sehingga transaksi menjadi lebih efisien.
Karena banyaknya perusahaan energi internasional yang beroperasi di Singapura, pembelian minyak dari Singapura sering kali lebih cepat dan praktis dibandingkan langsung dari negara produsen. Singapura juga memiliki pelabuhan kelas dunia dengan fasilitas penyimpanan besar dan akses mudah ke pasar regional.
Pasar minyak di Singapura juga menawarkan harga yang lebih kompetitif karena volume perdagangan yang besar dan transparansi harga melalui indeks seperti Platts. Dibandingkan langsung membeli dari produsen, pembelian di Singapura sering kali memberikan fleksibilitas dalam jenis dan kualitas minyak yang diinginkan.
Baca Juga : Smelter Tembaga Wujudkan Kedaulatan Industri Strategis Nasional Indonesia
Tantangan untuk Indonesia
Saat ini, Indonesia masih bergantung pada pasar spot dan trader internasional, yang sebagian besar berbasis di Singapura. Dengan harga minyak yang diolah dan dijual kembali lebih mahal, efisiensi sistem energi nasional menjadi pertanyaan besar.
Di sisi lain, kapasitas penyimpanan minyak Indonesia masih sangat terbatas, dengan cadangan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional selama 21 hari.
Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama mengapa Indonesia dan beberapa lain di Asia Tenggara dan Asia Timur bergantung pada impor BBM dari Singapura.
Baca Juga : Mengintip Peran Smelter Timah dalam Mendongkrak Nilai Tambah KomoditasKata Kunci : Alasan mengapa Indonesia mengimpor minyak dari Singapura
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...