Di ranah politik, Hendi mengawali kariernya sebagai Ketua KNPI Jawa Tengah. Karier politiknya mulai melesat ketika ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah periode 2009-2014 untuk daerah pemilihan Jawa Tengah II meliputi Kabupaten Demak, Kudus, dan Jepara.
Hendi hanya menjadi anggota dewan selama 3 bulan setelah kemudian terpilih sebagai Wakil Wali Kota Semarang yang berpasangan dengan Soemarmo Hadi Saputro tahun 2010.
Pada tahun 2013, Hendrar Prihadi akhirnya dilantik sebagai Wali Kota Semarang menggantikan Soemarmo HS yang dinonaktifkan tersandung kasus.
Salah satu momen penting dalam perjalanan karier Hendi adalah ketika ia berhasil mengubah wajah Kota Semarang melalui berbagai proyek infrastruktur besar, mulai dari perbaikan jalan hingga revitalisasi kawasan Kota Lama, yang kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Tengah.
Pembangunan ini juga mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dan peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Hendi juga dikenal sebagai tokoh yang gigih dalam memperjuangkan reformasi birokrasi di Kota Semarang.
Di bawah kepemimpinannya, sistem pemerintahan kota menjadi lebih transparan dan akuntabel, yang berdampak pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Salah satu pencapaian terbesarnya adalah ketika ia mendapatkan penghargaan sebagai Wali Kota Terbaik di Indonesia dari Kementerian Dalam Negeri.
Pada 2022, Hendi diangkat oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), posisi yang ia emban sebelum akhirnya memutuskan maju sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah mendampingi Andika Perkasa pada Pilkada 2024.
Kandidat Wakil Gubernur
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Tengah 2024 dinilai menghadirkan dinamika baru dengan munculnya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang menarik perhatian.
Mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa resmi menggandeng Hendrar Prihadi sebagai calon wakil gubernur. Pasangan ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), partai yang juga menaungi Hendi sejak ia meniti karir politiknya.
Keputusan PDIP untuk memasangkan Andika dan Hendi dipandang sebagai strategi politik yang menggabungkan dua kekuatan besar.
Andika Perkasa, dengan latar belakang militernya, dianggap memiliki kapabilitas dalam aspek keamanan dan pertahanan. Sementara Hendi yang dikenal sebagai tokoh sipil dengan rekam jejak cemerlang di pemerintahan lokal, diyakini mampu menangani isu-isu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini.
Masyarakat melihat kolaborasi antara Andika dan Hendi sebagai perpaduan yang menjanjikan masa depan Jawa Tengah yang lebih baik.
Andika Perkasa memiliki latar belakang militer yang solid dengan pengalamannya sebagai Panglima TNI, yang memungkinkannya memahami aspek pertahanan dan keamanan di tingkat nasional maupun regional.
Di sisi lain, Hendi datang dengan pengalaman luas dalam pemerintahan sipil, terutama dalam hal pengelolaan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Banyak pengamat politik menilai bahwa pasangan Andika-Hendi memiliki peluang besar untuk menarik perhatian pemilih, terutama di kalangan masyarakat perkotaan dan pedesaan yang ingin melihat perubahan nyata dalam pembangunan infrastruktur, layanan publik, serta stabilitas keamanan.
Jenderal Andika sendiri selama ini dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo, yang dipandang sebagai figur penting dalam memuluskan jalannya ke panggung politik nasional.
Begitu juga dengan Hendi, yang merupakan loyalis PDI-Perjuangan dan memiliki hubungan baik dengan berbagai tokoh senior di partai tersebut.
Dukungan dari partai serta jejaring kuat yang dimiliki oleh keduanya menjadi salah satu faktor yang memantapkan langkah mereka dalam kontestasi Pilkada 2024 di Jawa Tengah.
Tantangan Pembangunan di Jawa Tengah
Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, menghadapi sejumlah tantangan signifikan yang memerlukan perhatian serius.
Salah satu masalah utama adalah tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, terutama di daerah-daerah pedesaan.
Meskipun kota-kota besar seperti Semarang, Solo, dan Magelang telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi isu yang belum terselesaikan.
Sebagai pemimpin, Hendi merasa tertantang untuk mencari solusi yang efektif dalam mengatasi masalah-masalah tersebut.
Dalam beberapa kesempatan, Hendi menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program pengentasan kemiskinan yang telah ia mulai selama menjabat sebagai Wali Kota Semarang.
Salah satu program yang menjadi unggulannya adalah pemberdayaan masyarakat melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan.
Program Unggulan Andika-Hendi
Selain fokus pada pengentasan kemiskinan, pasangan Andika-Hendi juga telah menyampaikan beberapa program unggulan yang mereka bawa untuk Pilkada Jawa Tengah 2024. Berikut beberapa program tersebut:
Peningkatan Infrastruktur Daerah. Pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama bagi pasangan ini. Hendi yang dikenal berhasil dalam membangun infrastruktur kota Semarang berencana untuk menerapkan pendekatan yang sama di seluruh Jawa Tengah.
Salah satu proyek besar yang diusulkan adalah perbaikan jalan dan akses transportasi di daerah pedesaan yang masih terisolasi.
Revitalisasi Sektor Pendidikan. Pendidikan menjadi sektor penting yang tidak luput dari perhatian. Hendi bertekad meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Tengah, khususnya di daerah-daerah terpencil, dengan menyediakan fasilitas yang lebih baik serta program-program pelatihan bagi guru.
Reformasi Pelayanan Publik. Salah satu tantangan terbesar di Jawa Tengah adalah layanan publik yang masih sering dianggap lamban dan tidak efisien. Hendi berkomitmen untuk melakukan reformasi dalam sistem pelayanan publik agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemanfaatan Teknologi untuk Pemerintahan yang Transparan. Hendi telah berhasil menerapkan konsep Smart City di Semarang berencana untuk mengadopsi konsep serupa di seluruh provinsi. Penggunaan teknologi untuk mempercepat proses pelayanan dan memantau pembangunan akan menjadi salah satu prioritas mereka.
Respon masyarakat terhadap pencalonan Hendi sebagai Calon Wakil Gubernur mendampingi Jenderal Andika Perkasa dinilai positif dan dianggap sebagai perwakilan ideal dari kolaborasi antara sipil dan militer.
Sebagai calon wakil gubernur, Hendi diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mewujudkan visi pembangunan Jawa Tengah yang lebih inklusif dan berkeadilan. Pasangan Andika-Hendi adalah pilihan terbaik untuk membawa provinsi ini menuju masa depan yang lebih baik. (*)
Kata Kunci : Profile Hendrar Prihadi atau Hendi calon wakil gubernur Jawa Tengah (Jateng) berpasangan dengan Jenderal Andika Perkasa
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik
05 Feb 2026, 18:39 WIB
KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...