Letusan lainnya di Kawah Siglagah pada Juli 2021 juga menghasilkan semburan lumpur dan suara dentuman yang terdengar hingga 100 meter.
Letusan Freatik Berbeda dengan Letudan Magmatik
Untuk diketahui, letusan freatik adalah jenis erupsi gunung api yang disebabkan oleh interaksi panas magma dengan air tanah, air hujan, atau sumber air lainnya di bawah permukaan. Panas ekstrem dari magma atau batuan panas mengubah air menjadi uap secara tiba-tiba, menciptakan tekanan tinggi yang akhirnya memicu ledakan.
Ciri utama letusan freatik adalah tidak adanya material magma baru yang dimuntahkan. Material yang terlontar biasanya terdiri atas uap air, gas vulkanik, abu, lumpur, dan batuan yang berasal dari area sekitar kawah. Secara umum, letusan ini bersifat eksplosif dan sering terjadi tanpa tanda-tanda vulkanik yang signifikan sebelumnya.
Baca Juga : Telaga Warna Kejajar, Pesona Mistis dan Romantis di Dataran Tinggi Dieng Wonosobo
Letusan freatik berbeda dengan letusan magmatik, yang melibatkan keluarnya magma cair. Meskipun letusan freatik umumnya tidak menghasilkan lava, potensi bahayanya tetap besar karena ledakan bisa mendadak dan memancarkan gas-gas vulkanik beracun seperti karbon dioksida (CO2) dan sulfur dioksida (SO2).
Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Dieng masih berada pada Level II atau Waspada. Badan Geologi meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya erupsi freatik yang dapat terjadi kapan saja.
Pengunjung diminta untuk tidak mendekati kawah-kawah di kompleks Dieng yang memiliki potensi letusan mendadak atau kandungan gas beracun.
Baca Juga : Candi Gunung Wukir, Jejak Awal Mataram Kuno di MagelangKata Kunci : Letusan Freatik Kawah Sileri Gunung Dieng, Begini Penjelasan dan Tindakan Antisipasi
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Samarinda Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Ambon, Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Rajeg Kutabumi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...