Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Teknologi
»
Detail Berita


Setelah Hampir 600 Ribu Tahun, Komet C/2024 G3 Atlas Kembali Akan Mendekati Matahari

Foto: Ilustrasi komet C/2024 G3 Atlas, komet paling terang yang akan mendekati Bumi selama 6 hari dari 13-19 Januari 2025. (nowhabersham.com)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Kilaswarta.com -- Komet C/2024 G3 (ATLAS), yang ditemukan oleh program pengamatan astronomi ATLAS, diprediksi akan mendekati Bumi pada minggu ini. Fenomena langka ini dapat disaksikan oleh masyarakat Indonesia mulai 13 hingga 20 Januari 2025, tepat setelah Matahari terbenam.

Komet C/2024 G3 (ATLAS) menjadi perhatian para astronom karena diperkirakan cukup cerah untuk dilihat dengan mata telanjang di beberapa wilayah.

Komet ini akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari (perihelion) pada 16 Januari 2025. Saat itu, kecerahannya diprediksi memuncak, sehingga menjadi waktu terbaik untuk mengamatinya.

Fenomena ini dapat disaksikan di Indonesia, khususnya di daerah dengan langit yang gelap dan minim polusi cahaya. Pengamatan terbaik dapat dilakukan antara pukul 18.30 hingga 19.30 WIB di langit barat, setelah Matahari terbenam.

Komet Paling Terang 

Komet C/2024 G3 Atlas termasuk dalam kategori komet sungrazing, yaitu komet yang memiliki lintasan orbit sangat dekat dengan Matahari. Kondisi yang demikian membuat komet ini berpotensi mengalami penguapan yang sangat cepat saat mendekati Matahari, sehingga menjadi komet paling terang sepanjang tahun 2025 dengan magnitudo mencapai -3.5.

Selain itu, komet C/2024 G3 Atlas diketahui memiliki periode orbit yang sangat panjang, yakni sekitar 135 ribu tahun untuk orbit masuk dan 450 ribu tahun untuk orbit keluar.

Artinya fase komet bergerak mendekati Matahari (perihelion) membutuhkan waktu sekitar 135 ribu tahun, sedangkan waktu yang dibutuhkan menjauhi Matahari sekitar 450 ribu tahun.

Selisih periode orbit yang begitu besar ini disebabkan oleh bentuk orbit komet yang sangat elips, sekaligus menandakan letak tatasurya kita berada pada tepian garis orbit komet.

Posisi tatasurya bentuk lintasan komet yang demikian menyebabkan saat komet mendekati Matahari (perihelion) gaya gravitasi Matahari akan mempercepat gerak komet dan membuatnya bergerak lebih cepat. Sebaliknya, saat menjauh dari Matahari (aphelion), kecepatan komet akan semakin melambat.

Kemunculan komet C/2024 G3 Atlas termasuk peristiwa langka dan baru akan terulang kembali dalam ratusan ribu tahun ke depan. Untuk menyaksikan keindahan komet ini, pastikan mencari informasi terbaru mengenai waktu dan tempat terbaik untuk mengamati.

Halaman :

Kata Kunci : Komet C/2024 G3 Atlas adalah komet paling terang yang akan mendekati Bumi selama 6 hari dari 13-19 Januari 2025.

Sorotan

7 Alasan Macbook Pro Jadi Pilihan Utama Profesional Kreatif

20 Jul 2026, 12:13 WIB

Pengobatan Alat Vital Merangin Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital

11 Jul 2026, 21:54 WIB

Mengapa Seiko 5 Sports Jadi Salah Satu Jam Automatic Favorit? Ini 5 Keunggulannya

07 Jul 2026, 14:43 WIB

Pengobatan Alternatif Muara Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital

19 Jun 2026, 5:59 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua