"Kami sedang berusaha semaksimal mungkin untuk mengevakuasi para korban yang terjebak di lokasi bencana. Namun, medan yang sulit dijangkau serta akses jalan yang terputus membuat upaya evakuasi semakin menantang," jelas Fadia.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga meminta bantuan dari pemerintah pusat serta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat proses penanganan bencana ini.
Jalan-jalan utama yang menghubungkan lokasi dengan daerah lain terputus, sehingga tim evakuasi terpaksa melakukan perjalanan memutar melewati daerah tetangga yang masih bisa diakses.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
Untuk menanggulangi dampak dari bencana ini, Bupati Pekalongan mengusulkan agar status kejadian ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Langkah ini diharapkan dapat mempermudah koordinasi antar instansi dan alokasi bantuan yang lebih cepat. Selain itu, status KLB diharapkan bisa membuka kesempatan untuk mendapatkan bantuan dari berbagai pihak guna mengurangi dampak dari bencana yang terus berlangsung.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Munir, menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia akibat bencana longsor ini.
Baca Juga : SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTANKata Kunci : Bencana tanah longsor di Pekalongan
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...