Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Historia
»
Detail Berita


Sejarah Pabrik Gula Klampok Banjarnegara, Pabrik Gula Paling Modern di Masa Kolonial Belanda

Foto: Tampak depan bangunan pabrik gula Suikerfabriek Poerwaredja Klampok yang saat itu masih termasuk wilayah Banyumas. (Koleksi Tropenmuseum)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Banjarnegara, Kilaswarta.com -- Pabrik Gula Klampok, yang terletak di wilayah Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, merupakan salah satu saksi bisu dari perkembangan industri gula di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa.

Pabrik ini bukan hanya menjadi bagian penting dalam sejarah industri gula Indonesia, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial dan ekonomi yang terjadi sepanjang abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Pabrik yang memiliki nama resmi "Suikerfabriek Poerwaredja Klampok" ini beroperasi dilahan seluas 16,700 meter persegi, dengan luas area pabrik 1,000 meter persegi dan gudang 1,565 meter persegi.

Pada masa kolonial Belanda Pabrik Gula Klampok berada di wilayah Kabupaten Banyumas, namun setelah pemekaran wilayah administratif paska kemerdekaan, Pabrik Gula ini masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara, sesuai dengan pembagian administratif yang terjadi pada tahun 1950.

Baca Juga : Kisah Karamnya Kapal Heavy Cruiser Jerman Dalam Pertempuran River Plate

Pada masanya, Pabrik Gula Klampok merupakan pabrik gula pertama yang menggunakan energi listrik dalam proses produksinya. Selain itu, di pabrik ini juga terdapat jalur rel kereta, gula yang menggunakan kereta uap SDS (Serajoe Daal Strootram).

Sejarah Pabrik Gula Klampok

Sejarah Pabrik Gula Klampok bermula pada masa penjajahan Belanda. Pada akhir abad ke-19, Belanda mengembangkan kebijakan tanam paksa atau cultuurstelsel, yang memaksa petani di wilayah jajahan untuk menanam komoditas tertentu yang dibutuhkan oleh kolonial, salah satunya adalah tanaman tebu, yang digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan gula.

Baca Juga : Peringatan Perang Dunia II, Volodymyr Zelensky Ingatkan Kejahatan Telah Kembali

Halaman :

Kata Kunci : Sejarah berdirinya Pabrik Gula Klampok di Banjarnegara

Sorotan

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB

Kenali 19 Jenis Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan Per Januari 2026

03 Jan 2026, 11:00 WIB

Implementasi Ngopeni Ngelakoni dalam Praktik Sosial Masyarakat Jawa Tengah

29 Des 2025, 6:52 WIB

Jet Tempur KF-21 Boramae, Kerjasama Strategis Indonesia dan Korea Selatan

29 Des 2025, 19:09 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Akar Masalah Rivalitas Amerika Serikat dan Tiongkok di Kawasan Indo-Pasifik

Situasi Asimetris dan Potensi Konflik di Kawasan Indo-Pasifik

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Es Krim Gula Aren Menjadi Media Seru Untuk Belajar Bahasa Inggris Anak MI 1 Tumbrep Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP Kemdiktisaintek

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Plang Edukasi Sampah Guna Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Peta Titik Rekomendasi Penjualan Gula Aren Semut

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro Pasang Kaca Cembung untuk Tingkatkan Keselamatan Lalu Lintas di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Sosialisasi 5R untuk UMKM dan Masyarakat di Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN-T Kemdiktisaintek UNDIP Gelar Program “SADAR” untuk Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Desa Tumbrep

Program Pemberdayaan Masyarakat Oleh Mahasiswa Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKNT Undip Hadirkan Buku Panduan Bisnis untuk Remaja & Warga Desa Tumbrep

Program PMM Kemdiktisaintek: Mahasiswa KKN Undip Promosikan Identitas Digital UMKM Gula Aren Turens Desa Tumbrep Lewat Instagram

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua