Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Historia
»
Detail Berita


Menelusuri Jejak Sejarah Raden Ayu Tan Peng Nio, Mulan Dari Tanah Jawa

Foto: Foto sebelah kiri adalah Eveline Tan Ping Nio (bukan Tan Peng Nio), foto kanan adalah Bettie Tan Eng Nio, kakak dari Eveline (1903-1989). Keduanya adalah cucu dari Tan Goan Piauw, Kapitein der Chinezen Buitenzorg. (tionghoa.info)
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Semarang, Kilaswarta.com -- Raden Ayu Tan Peng Nio termasuk salah satu sosok penting dalam Geger Pecinan yang bergejolak di seluruh tanah Jawa, sebuah perang koalisi Jawa dan Tionghoa melawan penjajahan Belanda antara tahun 1740 hingga 1743.

Tan Peng Nio adalah putri dari Jenderal Tan Wan Swee (Chen Wan Rui), seorang panglima yang terlibat dalam pemberontakan terhadap Dinasti Qing pada tahun 1739 di daratan Tiongkok.

Setelah pemberontakan yang gagal, banyak orang-orang Tionghoa yang melarikan diri dari kejaran kekaisaran Qing. Termasuk Tan Peng Nio yang diselamatkan oleh sahabat ayahnya bernama Liang Bing Goe. Liang Bing Goe membawa Tan Peng Nio ke Singapura, lalu ke Batavia, pusat perdagangan VOC yang memiliki komunitas Tionghoa yang besar.

Geger Pecinan

Baca Juga : Kisah Karamnya Kapal Heavy Cruiser Jerman Dalam Pertempuran River Plate

Seiring meningkatnya jumlah pengungsi Tionghoa di Batavia ini menimbulkan kecurigaan VOC yang saat itu menjadi mitra dagang Dinasti Qing.

Terhadap komunitas Tionghoa, Kongsi Dagang Belanda di Timur Jauh ini mulai memberlakukan kebijakan diskriminatif yang berujung pada pembantaian massal pada tahun 1740.

Puluhan ribu orang Tionghoa tewas dalam peristiwa ini, sementara yang selamat melarikan diri ke berbagai wilayah Kerajaan Mataram Islam Kartasura dan kawasan pantai utara Jawa.

Baca Juga : Peringatan Perang Dunia II, Volodymyr Zelensky Ingatkan Kejahatan Telah Kembali

Halaman :

Kata Kunci : Biografi dan jejak sejarah Raden Ayu Tan Peng Nio, Mulan dari Tanah Jawa

Sorotan

KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi

31 Jan 2026, 20:03 WIB

Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

31 Jan 2026, 19:52 WIB

Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

31 Jan 2026, 19:25 WIB

Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

22 Jan 2026, 16:31 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua