Terletak di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, taman ini menghadirkan keindahan bunga berwarna-warni dengan latar megah Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah.
Dibuka untuk umum sejak beberapa tahun lalu, Taman Bunga Kutabawa langsung menarik perhatian wisatawan, baik dari dalam maupun luar Purbalingga. Suasana sejuk khas pegunungan yang berpadu dengan hamparan bunga yang tertata rapi membuat tempat ini sering disebut sebagai miniatur kebun bunga di Purbalingga.
Tidak heran, kawasan ini kini menjadi salah satu spot wisata paling populer, terutama bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam sambil berfoto di antara bunga-bunga yang sedang bermekaran.
Spot Foto dan Suasana Keluarga
Pesona utama Taman Bunga Kutabawa tentu saja terletak pada koleksi bunga yang beraneka ragam.
Mulai dari bunga celosia, krisan, hingga bunga matahari tumbuh subur di lahan yang luas, menciptakan panorama berwarna-warni yang memanjakan mata.
Pengunjung bisa berjalan-jalan di jalur setapak yang sudah disediakan untuk menikmati keindahan setiap sudut taman.
Selain hamparan bunga, pengelola juga menambahkan berbagai spot foto kreatif seperti gazebo kayu, ayunan, rumah mini, hingga dekorasi unik yang mempercantik suasana.
Latar belakang pegunungan dan langit biru semakin membuat hasil foto tampak memukau. Tidak heran jika taman ini menjadi lokasi favorit anak muda maupun keluarga untuk mengabadikan momen liburan.
Bagi keluarga, taman bunga ini juga ramah anak. Anak-anak bisa bebas bermain di area terbuka sambil belajar mengenal beragam jenis bunga.
Suasana santai di antara hamparan bunga dan udara sejuk pegunungan menciptakan pengalaman liburan yang menyenangkan.
Fasilitas, Tiket, dan Aksesibilitas
Sebagai destinasi wisata unggulan, Taman Bunga Kutabawa sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Area parkir yang luas, toilet, mushola, dan warung makan sederhana tersedia untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.
Beberapa kios juga menjual bibit bunga dan tanaman hias, sehingga pengunjung bisa membawa pulang sedikit keindahan dari Kutabawa.
Harga tiket masuk sangat ramah di kantong, hanya sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. Dengan harga terjangkau, wisatawan sudah bisa menikmati pemandangan bunga yang menawan sekaligus bersantai di tengah udara sejuk pegunungan.
Untuk menuju ke lokasi, perjalanan dapat ditempuh sekitar 30–40 menit dari pusat Kota Purbalingga menggunakan kendaraan pribadi.
Jalan menuju Kutabawa sudah beraspal baik meskipun berkelok-kelok khas jalur pegunungan. Bagi wisatawan dari luar kota, akses bisa dilakukan melalui jalur Purwokerto atau Banjarnegara, dengan waktu tempuh sekitar 1–2 jam.
Wisata Alam yang Instagramable
Selain menikmati bunga, kawasan sekitar Kutabawa juga menawarkan panorama alam yang indah. Pemandangan lembah, perbukitan hijau, dan udara sejuk membuat siapa pun betah berlama-lama di sini.
Banyak wisatawan memilih menjadikan kunjungan ke Taman Bunga Kutabawa sebagai bagian dari paket wisata alam Purbalingga, seperti ke Goa Lawa atau Owabong.
Keindahan taman ini semakin populer berkat media sosial. Foto-foto indah yang diunggah pengunjung menjadikan Kutabawa sebagai destinasi instagramable yang wajib dikunjungi.
Bagi pasangan muda, taman bunga juga sering menjadi lokasi foto prewedding dengan latar alam yang romantis.
Taman Bunga Kutabawa bukan hanya tempat untuk menikmati keindahan bunga, tetapi juga sarana rekreasi keluarga, edukasi tanaman, sekaligus spot fotografi yang memikat.
Setiap kunjungan membawa pengalaman berbeda karena jenis bunga yang ditanam selalu berganti sesuai musim. Dengan segala daya tariknya,
Kutabawa menjadi bukti bahwa Purbalingga tidak hanya punya wisata pegunungan, tetapi juga surga bunga yang menawan di kaki Gunung Slamet. (*)
Kata Kunci : Taman bunga Kutabawa yang instagramable dan penuh warna, salah satu obyek unggulan Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik
05 Feb 2026, 18:39 WIB
KKNT 27 UNDIP Sulap Limbah Rumah Tangga Jadi Produk Bernilai di Plosowangi
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...