Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional, melalui pemanfaatan teknologi digital dan kemampuan bahasa asing.
Dengan pendampingan ini, warga Dusun Tumbrep dibekali keterampilan mengelola konten media sosial dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta strategi komunikasi digital yang efektif untuk mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif desa.
Masyarakat Dusun Tumbrep, khususnya para ibu rumah tangga di RT. 02 yang tergabung dalam kelompok UMKM daur ulang, menjadi sasaran utama kegiatan ini.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Melalui pelatihan yang diselenggarakan secara langsung, para peserta mendapatkan pemahaman praktis mengenai penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran, mulai dari pembuatan akun, penulisan caption bilingual, hingga strategi visualisasi produk yang menarik.
“Produk-produk daur ulang yang dihasilkan warga memiliki potensi besar untuk menembus pasar yang lebih luas. Dengan pendekatan bilingual, kami ingin membantu membuka akses tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga ke pasar nasional dan internasional,” ujar Azhara Maharani selaku mahasiswa pelaksana dari Program Studi Bahasa Asing Terapan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat desa dalam mengembangkan potensi lokal berbasis teknologi dan pelestarian lingkungan.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : tumbrep, kknt undip, mahasiswa, daur ulang, promosi
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...