Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program pengabdian masyarakat sekaligus praktik langsung penerapan keilmuan bahasa asing dalam dunia profesional dan wirausaha kreatif.
Produk Aquascape, yang merupakan bentuk seni penataan lanskap bawah air dalam akuarium, semakin diminati oleh masyarakat luas sebagai hobi sekaligus peluang bisnis.
Namun, banyak pelaku usaha mikro dan komunitas penggiat Aquascape masih mengalami tantangan dalam memasarkan produknya ke pasar yang lebih luas, khususnya dalam menjangkau audiens internasional atau wisatawan mancanegara.
Melihat peluang tersebut, mahasiswa Prodi Bahasa Asing Terapan melakukan inisiatif untuk mendampingi pelaku usaha lokal dalam mengembangkan sistem informasi digital dan konten promosi multibahasa.
Fokus utama kegiatan ini adalah menciptakan media informasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat dengan bahasa yang tepat, informatif, dan profesional.
Beberapa langkah konkret yang telah dilakukan antara lain:
- Pemetaan kebutuhan informasi dan branding produk Aquascape, melalui wawancara langsung dengan pelaku usaha lokal.
- Penyusunan konten promosi dwibahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) untuk media sosial, katalog digital, dan video pemasaran.
- Pelatihan penggunaan platform digital dan manajemen media sosial kepada pelaku usaha agar mampu mengelola promosi secara mandiri dan berkelanjutan.
- Pengembangan sistem informasi berbasis website atau laman profil bisnis multibahasa sebagai pusat informasi resmi produk Aquascape.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah implementasi kurikulum berbasis praktik, tetapi juga memberi dampak positif secara langsung bagi masyarakat.
Mahasiswa tidak hanya melatih kemampuan berbahasa asing dalam konteks riil, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat, membangun empati, dan meningkatkan rasa tanggung jawab sosial.
Selain itu, pendekatan berbasis multibahasa ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat global.
Melalui penyajian informasi yang akurat, profesional, dan mudah dipahami oleh konsumen dari berbagai latar belakang bahasa, produk Aquascape lokal kini memiliki potensi yang lebih besar untuk bersaing di pasar internasional.
Program ini mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemangku kepentingan, serta diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai model kolaboratif antara perguruan tinggi, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
Kolaborasi semacam ini membuktikan bahwa peran mahasiswa, khususnya dari bidang bahasa asing terapan, sangat relevan dan dibutuhkan dalam menjawab tantangan komunikasi global dan promosi berbasis nilai lokal.
Kata Kunci : tumbrep, batang, sistem informasi, daur ulang, kknt undip
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...