Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Detektif Cilik Beraksi: Siswa SDN 1 Tirtomarto Belajar Meretas Sandi Rahasia

Foto: Penyerahan hadiah skor tertinggi dan kegiatan handprinting
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Klaten, Kilaswarta.com -- Pada 22 hingga 23 Juli 2025, Nabila Syahadati Arsha dan Wildan Hidayaturrohman, mahasiswa Program Studi S1 Matematika Universitas Diponegoro, melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IDBU di SDN 1 Tirtomarto, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten.

Kegiatan tersebut mengusung tema "Petualangan Rahasia: Menjadi Detektif Pemecah Kode Sandi" yang dirancang untuk menghadirkan metode pembelajaran yang interaktif sekaligus menyenangkan bagi para siswa.

Kegiatan ini berlangsung pada pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh siswa kelas 5 dan 6, dengan konsep pembelajaran yang dikemas dalam bentuk petualangan interaktif.

Para siswa diajak berperan sebagai detektif cilik yang harus memecahkan berbagai kode rahasia dan sandi kriptografi untuk menyelesaikan misi demi misi.

Menyatukan Dunia Kriptografi dan Imajinasi Anak

Dengan menggunakan metode story-based learning, mahasiswa KKN memperkenalkan konsep dasar kriptografi seperti Caesar Cipher dengan kunci pergeseran, dalam skenario pencarian peta harta karun dan teka-teki pesan tersembunyi secara menyenangkan dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Cerita dimulai dengan ditemukannya sebuah peta harta karun kuno yang hanya bisa diungkap melalui pesan-pesan rahasia.

Para siswa berperan sebagai detektif cilik yang harus menyelesaikan berbagai tantangan dan memecahkan kode untuk melanjutkan petualangan mereka.

Setiap tantangan disajikan dalam narasi yang menarik. Misalnya, siswa dihadapkan pada selembar kertas bertuliskan huruf-huruf acak seperti “LCNCP” dan harus menggunakaan kunci pergeseran (K=+2) untuk mengubahnya menjadi pesan bermakna.

Di tantangan lain, mereka menemukan alat komunikasi tua yang mengeluarkan suara dan menantang mereka menjawab pertanyaan sandi menggunakan kunci tertentu (K=+6).

Salah satu momen paling seru adalah ketika siswa harus menyelesaikan sandi rumit bertuliskan “VCTAEZRCLQT” yang jika dipecahkan dengan benar akan menghasilkan kata KRIPTOGRAFI.

Di sini, para siswa didorong untuk bekerja sama dan saling memberikan petunjuk, tanpa membocorkan jawaban secara langsung.

Belajar Logika, Kolaborasi, dan Kreativitas

“Tujuan kami adalah memperkenalkan materi yang mungkin dianggap rumit, seperti kriptografi, dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan dunia anak-anak,” jelas salah satu anggota tim KKN.

“Kami tidak ingin sekadar mengajar, tapi menciptakan pengalaman yang bisa membekas dan membuat mereka merasa bangga karena berhasil menyelesaikan tantangan.”

Tak hanya melatih kemampuan logika dan pemecahan masalah, kegiatan ini juga mendorong siswa untuk bekerja sama dalam tim, melatih komunikasi, dan berpikir kritis.

Pembelajaran dilakukan secara aktif dengan pendekatan experiential learning, di mana siswa mengalami langsung proses mencari jawaban melalui percobaan dan eksplorasi.

Respons dari siswa pun sangat antusias. Mereka tertawa, berdiskusi, dan menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi selama seluruh rangkaian kegiatan.

“Senang banget, bisa jadi detektif dan nyari kode-kode,” ujar salah satu siswa kelas 5 sambil tersenyum puas usai berhasil menyelesaikan tantangan terakhir.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar sambil bermain dan memperkenalkan konsep kriptografi sejak dini.

Sebagai bagian dari kegiatan, para siswa juga diajak untuk menyelesaikan latihan soal dan kuis singkat yang berkaitan dengan materi kriptografi yang telah mereka pelajari.

Setiap tantangan diberikan dalam bentuk permainan yang menuntut logika, ketelitian, dan pemahaman terhadap pola sandi.

Untuk menambah semangat, mahasiswa KKN menyediakan hadiah khusus bagi siswa dengan skor tertinggi sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan ketekunan mereka dalam menyelesaikan soal.

Tidak hanya itu, seluruh peserta juga mendapatkan snack kecil sebagai penghargaan atas kerja keras mereka dalam memecahkan sandi dan sebagai bentuk apresiasi karena telah mengikuti kegiatan dengan sangat baik dari awal hingga akhir.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi juga sebagai penggerak inspirasi.

Melalui pendekatan yang inovatif, kreatif, dan empatik, mahasiswa KKN UNDIP berhasil menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak di SDN 1 Tirtomarto.

Kemudian, kegiatan ini ditutup dengan handprinting bersama dengan seluruh siswa sebagai kenang-kenangan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : klaten, kknt undip, sdn 1 tirtomarto, kriptografi, sandi, matematika

Sorotan

Pusat Pengobatan Alat Vital Semarang oleh Bapak Maulana, Terpercaya di Jawa Tengah dan Sekitarnya

24 Mar 2026, 12:10 WIB

Perancangan Kawasan Wisata Open-Space Berbasis Elevated Platform dengan Pendekatan Waterfront Design di Desa Rowoboni

09 Mar 2026, 14:11 WIB

Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

14 Feb 2026, 17:12 WIB

Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

09 Feb 2026, 18:44 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua