Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Mahasiswa TIM 146 KKN-T Undip Dampingi Peternak Bangsal Wedhus Marimulyo Dalam Menentukan Kelayakan Pakan dan Kompos Berdasarkan SNI dan Permentan

Foto: Mahasiswa Tim 146 KKN-T UNDIP, Chantika Elda Khaliqa dan Adinda Karisma, sedang menjelaskan hasil analisis pakan dan kompos kepada Bapak Mardiyono, S.Pt., pemilik Bangsal Wedhus Marimulyo
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Klaten, Kilaswarta.com -- Sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia akademik terhadap masyarakat, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di sektor peternakan.

Sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia akademik terhadap masyarakat, mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di sektor peternakan.

Dua mahasiswa dari jurusan Kimia dan Fisika di Tim 146 KKN-T UNDIP melakukan pendampingan kepada peternak domba di Bangsal Wedhus Marimulyo, Desa Pugeran, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, dengan fokus pada analisis mutu pakan dan pupuk kompos.

Pakan merupakan segala bahan makanan baik itu organik maupun anorganik yang dapat dimakan oleh ternak, yang bisa dicerna sebagian atau seluruhnya dengan tidak mengganggu kesehatan ternak (Muchlis et al., 2023).

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Sementara itu, pupuk kompos merupakan salah satu jenis pupuk organik yang berasal dari pelapukan bahan-bahan berupa dedaunan, jerami, alangalang, rumput, kotoran hewan, sampah kota dan sebagainya (Herawaty et.al., 2023).

Bangsal Wedhus Marimulyo merupakan peternakan milik Bapak Mardiyono yang memelihara sekitar 100 ekor domba, termasuk jenis unggulan seperti domba Texel dan domba Merino. Peternakan ini memanfaatkan kotoran domba untuk dijadikan pupuk kompos.

Selain itu, juga memanfaatkan kulit gandum, limbah MSG (Monosodium Glutamat), bungkil kedelai, bungkil kelapa, dan pongkol ketela untuk dijadikan pakan. Namun, proses produksi masih dilakukan secara tradisional tanpa evaluasi mutu yang terstandar.

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Pupuk Kompos, Pakan Ternak, Bangsal Wedhus Marimulyo

Sorotan

Pusat Pengobatan Alat Vital Semarang oleh Bapak Maulana, Terpercaya di Jawa Tengah dan Sekitarnya

24 Mar 2026, 12:10 WIB

Perancangan Kawasan Wisata Open-Space Berbasis Elevated Platform dengan Pendekatan Waterfront Design di Desa Rowoboni

09 Mar 2026, 14:11 WIB

Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

14 Feb 2026, 17:12 WIB

Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

09 Feb 2026, 18:44 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua