Kegiatan ini ditujukkan bagi Ibu-Ibu PKK induk Desa Pugeran sebagai bagian dari strategi edukasi masyarakat untuk mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Pemilihan topik sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya alam dan kondisi lingkungan di Desa Pugeran.
Desa Pugeran memiliki banyak tumbuhan pepaya, yang daunnya memiliki potensi untuk diolah menjadi bioherbisida yang merupakan pestisida nabati yang memanfaatkan bahan alami untuk membasmi gulma tanpa meninggalkan residu kimia.
Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan
Selain itu, limbah organik rumah tangga yang kerap terbuang, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biostimulan, yakni zat yang bermanfaat merangsang pertumbuhan tanaman.
Kemudian, penerapan teknologi biopori, yang merupakan lubang vertikal di tanah, berpotensi memaksimalkan resapan air dan memperbaiki struktur tanah, serta dapat meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi genangan air.
Acara dibuka dengan menyanyikan Mars PKK dan sambutan dari Ibu Kepala Desa Pugeran yang menekankan urgensi inovasi ramah lingkungan dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus kelestarian ekosistem desa.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa PugeranKata Kunci : KKNT Undip, Klaten, Pertanian Ramah Lingkungan, Bioherbisida, Biostimulan, Biopori
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...