Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Dorong Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan, Mahasiswa KKN UNDIP Mengadakan Pelatihan Eco-Enzyme di Desa Suruh

Foto: Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Mahasiswa KKN IDBU Tim 9 Universitas Diponegoro dalam Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Bersama Ibu-Ibu PKK Desa SuruhKegiatan Sosial Kemasyarakatan Mahasiswa KKN IDBU Tim 9 Universitas Diponegoro dalam Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme Bersama Ibu-Ibu PKK Desa Suruh
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- Selasa (29/07/2025) Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IDBU Tim 9 dari Universitas Diponegoro Semarang mengadakan kegiatan pelatihan pembuatan Eco-Enzyme kepada ibu-ibu PKK di Desa Suruh, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah rumah tangga serta memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang ramah lingkungan.

Pelatihan dilaksanakan di balai desa setempat dan dihadiri oleh puluhan anggota PKK yang antusias mengikuti setiap sesi. Dalam kegiatan ini, para peserta diajarkan cara mengolah sisa dapur seperti kulit buah, sayuran, dan sisa makanan menjadi cairan Eco-Enzyme yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair, pembersih lantai, hingga penjernih air sungai.

"Kami ingin memberikan pemahaman bahwa limbah organik yang selama ini dianggap sampah ternyata bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, sekaligus membantu menjaga lingkungan," ujar Wahyu Sigit  selaku perwakilan mahasiswa KKN UNDIP dalam sambutannya.

Selain praktik langsung, pelatihan juga dilengkapi dengan sesi edukasi mengenai manfaat Eco-Enzyme bagi ekosistem, proses fermentasi yang terjadi, serta cara penyimpanan dan penggunaannya. Para ibu PKK juga diajak berdiskusi mengenai kebiasaan pengelolaan sampah di rumah tangga dan pentingnya perubahan pola pikir terhadap sampah organik.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Menurut perwakilan perangkat desa, pelatihan ini sejalan dengan program desa dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta upaya pemberdayaan perempuan di tingkat lokal.

"Harapannya, pelatihan ini bisa menjadi langkah awal perubahan di tingkat rumah tangga dan bisa diteruskan menjadi gerakan bersama yang lebih luas," ujar Ibu Umi Latifah selaku Ketua PKK Desa Suruh.

Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap agar warga, khususnya para ibu rumah tangga, mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKN Undip, Semarang, Eco-Enzyme, Pengelolaan Sampah Organik, PKK Desa Suruh

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua