Teknologi pemantauan menggunakan rakitan sederhana dengan komponen sensor gas MQ137 sebagai pendeteksi konsentrasi gas amonia NH3, modul ESP32 yang berfungsi mengirimkan data pengukuran secara nirkabel via wifi ke aplikasi mobile dengan perantara basis data, panel LCD untuk menampilkan informasi mengenai kadar gas amonia di dalam kandang.
Aplikasi mobile yang diintegrasi dengan hardware menghadirkan kemudahan untuk mengetahui keadaan kandang melalui smartphone. Pemilik peternakan dapat memantau perubahan gas amonia yang ada di dalam kandang domba dan akan menerimana notifikasi jika kadar amonia melebihi ambang batas aman serta menganalisis tren data untuk optimalisasi pakan dan pencegahan penyakit.
Antarmuka yang intuitif memungkinkan pengguna non-teknis sekalipun mengoperasikannya dengan lancar. Sosialisasi terhadap mitra berjalan dengan interaktif melalui demo penggunaan alat dan simulasi aplikasi.
Mahasiswa menunjukkan proses deteksi amonia melalui perangkat IoT yang sudah dirakit menjadi box kecil berukuran 15x20x5 cm, transmisi data melalui ESP32 ke firebase yang akan ditampilkan di aplikasi mobile berjalan baik, visualisasi di LCD dan aplikasi mobile menunjukkan angka yang sinkronisasi.
Dalam sesi tanya jawab, fokus diskusi mencakup implementasi teknis di kandang, manfaat pencegahan risiko kesehatan hewan, serta strategi pemanfaatan data untuk efisiensi operasional. Antusiasme mitra terlihat dari respons positif, seperti disampaikan Mardiyono "Notifikasi kadar amonia via aplikasi memungkinkan kami bertindak cepat sebelum hewan terkena gangguan pernapasan maupun polusi udara bagi lingkungan."
Komitmen pendampingan pasca-sosialisasi juga ditegaskan, termasuk instalasi perangkat, pelatihan operator kandang, dan pengembangan fitur berdasarkan masukan mitra. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis menuju transformasi digital peternakan Indonesia yang berkelanjutan.
Tim Perancangan Teknologi ini berasal dari berbagai jurusan, dari Teknik Komputer terdiri dari Syabina Kamila, Lucky Barga Aretama, Christenta Tirta Pradieva, Aditya Lutfian Saputra, Safira Septiandika Salsabila, Femas Arianda Rizki, Nicolaus Evan Widyatna. Dari Teknik Elektro Muhammad Tsaqif Wicaksono dan Aurellia Putri Budi Arsyaningrum dari Informatika. Dengan dosen pengawas lapangan Bapak Dr. Sunarno, S.Si, M.Si., Ari Bawono Putranto, S.Si., M.Si., Dr. Ir. Cahya Setya Utama, S.Pt., M.Si., IPM., Satriyo Adhy, S.Si, M.T
Kata Kunci : KKNT Undip, Bangsal Wedhus Marimulyo, IoT, Perangkat Amonia, Aplikasi Monitoring Bobot Domba
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Balikpapan Haji Abdul Azis Atasi Lemah Syahwat Resmi
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Prabumulih Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...