Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Dari Mahasiswa untuk Desa Blacanan: Mahasiswa KKN Undip Beri Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Cara Mengubah Perilaku Warga

Foto: Mahasiswa Undip Berhasil Beri Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Cara Mengubah Perilaku kepada Warga
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Pekalongan, Kilaswarta.com -- "KKN adalah aspek pendidikan paling lengkap, karena di sana ada aksi pengabdian pada masyarakat dan pengamalan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan." Jargon tersebut setidaknya terlihat dari kegiatan KKN Undip di Desa Blacanan. Untuk mendorong pola hidup bersih dan sehat sekaligus membekali kader Posyandu dalam menyadarkan warga, mahasiswa KKN Undip IDBU Tim 16 menggelar penyuluhan di Desa Blacanan pada 8 dan 11 Agustus 2025.

Menurut Andreas Nathanael Aprilianto selaku ketua program multidisiplin 6, kedua kegiatan ini diselenggarakan karena adanya beberapa permasalahan yang ditemukan. "Di Desa Blacanan masih banyak permasalahan terkait kesehatan seperti tingkat stunting yang masih tinggi, banyak genangan air, banyak anak kecil dan lansia yang belum memiliki pola hidup sehat, dan juga belum adanya pelatihan untuk kader. Untuk itu kami rasa perlu diadakan penyuluhan terkait cara menyusui yang baik dan benar, penyuluhan terkait sanitasi lingkungan, penyuluhan olahraga dan makanan sehat, dan penyuluhan kepada kader agar mampu mempengaruhi warga," ujarnya.

1. Penyuluhan Kader (8 Agustus 2025)

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penyuluhan kader yang dilaksanakan pada 8 Agustus 2025 dan dilaksanakan di Balai Desa. Kegiatan ini berisi pemaparan materi oleh Fatimah Azaliahasya Ayuningdyah dan Arifani Zulfa selaku mahasiswi psikologi, terkait cara yang dapat dilakukan kader untuk mengubah perilaku warga.

Penyuluhan kepada kader sangat sesuai dengan kebutuhan warga mengingat sejak Januari 2025 lalu, kader Posyandu Desa Blacanan memiliki tanggung jawab tambahan berupa pemantauan faktor resiko penularan penyakit atau yang biasa dikenal dengan Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu).

Para peserta tampak antusias mengikuti penyuluhan. Sejumlah peserta pun mencurahkan suka dukanya ketika menjadi kader. Acara semakin meriah karena adanya sesi ice breaking, dimana peserta diminta menyalurkan bola dan terakhir memegang akan maju ke depan untuk diminta menjawab pertanyaan.

Fatimah Azaliahasya Ayuningdyah selaku pemateri mengaku senang melihat antusiasme kader dalam mengikuti penyuluhan.

"Kader di sini sangat antusias. Para peserta juga banyak yang penasaran tidak hanya tentang cara mempengaruhi orang lain tapi juga tentang parenting," ungkapnya. Di akhir materi, ia pun berharap acara ini bisa membantu kader dalam menjalankan tugasnya di posyandu.

2. Penyuluhan kepada masyarakat (11 Agustus)

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan kepada masyarakat Desa Blacanan terkait pola hidup bersih dan sehat pada 11 Agustus 2025. Acara ini dilaksanakan di rumah Bapak Tarkuat. Kadus dusun Blacanan II.

Acara dimulai dengan pemeriksaan rutin bayi dan balita serta screening kesehatan untuk ibu. Selanjutnya penyuluhan diisi oleh sejumlah mahasiswa di antaranya Andreas Nathanael Aprilianto yang menyampaikan terkait ASI ekslusif dan cara menyusui bayi yang benar, Haikal Pranadya terkait higienitas makanan dan konsep "isi piringku", serta Kartika Indah Hapsari selaku pemateri sanitasi lingkungan.

Para peserta tampak fokus mengamati pembicara. Mereka juga sangat antusias ditambah lagi karena adanya cek kesehatan gratis berupa kolesterol, gula darah, dan asam urat.

Anggie Marsanda Yumna, yang merupakan salah satu mahasiswa KKN Tim 16 sekaligus petugas cek kesehatan berharap acara tersebut dapat menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.

"Saya berharap masyarakat, khususnya warga Desa Blacanan yang hadir dan mengikuti penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Posyandu Mawar, dapat memahami dan menerapkan ilmu yang telah disampaikan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan diri dan keluarga, gizi dan pangan seimbang, serta higiene dan sanitasi lingkungan. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bisa dibagikan kepada keluarga dan orang-orang di sekitarnya sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat. Selain itu, melalui layanan cek kesehatan gratis, mahasiswa berharap warga dapat lebih menyadari kondisi kesehatannya masing-masing dan mendapatkan deteksi dini terhadap risiko penyakit. Semoga kegiatan ini bisa menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara berkelanjutan" ungkapnya.

Reporter: TIM KKN-T IDBU 16 UNDIP

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : KKNT Undip, Pekalongan, Penyuluhan, Pola Hidup Bersih

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua