Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terkait dampak penggunaan kemasan plastik sekali pakai terhadap lingkungan global.
Program yang telah dijalankan oleh mahasiswa Teknologi Pangan bersama tim KKN-T IDBU 85 Undip ini melibatkan pelaku UMKM yang ada di RW 03 Kelurahan Tambangan secara langsung supaya pesan dapat tersampaikan dan tercipta perilaku baru dalam penggunaan kemasan ramah lingkungan.
Acara ini sendiri berlangsung pada Jumat 8 Agustus 2025 di beberapa titik lokasi usaha, dengan mahasiswa mendatangi langsung lokasi UMKM sehingga komunikasi berjalan interaktif.
Lewat metode kunjungan lapangan yang diberikan dengan penyampaian informasi secara lisan, tetapi juga memberikan media edukatif berupa poster berisi perbandingan jejak karbon antara kemasan plastik konvensional dan alternatif biodegradable.
Selama edukasi berlangsung terdapat pertanyaan dari salah satu pelaku UMKM, "oh, contoh plastik PE itu plastik es ya Mba?" membuktikan bahwa plastik umum digunakan sebagai wadah sehari-hari di daerah tersebut.
Berdasarkan edukasi yang telah diberikan bahwa nantinya UMKM memiliki pemahaman limbah plastik berkontribusi besar terhadap peningkatan emisi karbon dioksida, yang pada akhirnya mempercepat laju pemanasan global.
Oleh karena itu, tim KKN-T Universitas Diponegoro mendorong penggunaan kemasan biodegradable yang berasal dari bahan alami seperti kertas, selulosa, bambu, maupun pati jagung.
Pemanfaatan kemasan tersebut dinilai mampu menekan emisi karbon, mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, serta memberikan nilai tambah bagi produk UMKM.
Selain ramah lingkungan, kemasan biodegradable juga lebih aman bagi konsumen karena bebas dari potensi alergen, sekaligus menawarkan efisiensi biaya produksi dalam jangka panjang.
Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pembagian poster, diskusi dengan pelaku UMKM, dan menampung kendala penggunaan kemasan ramah lingkungan. Harapannya, program ini bisa jadi langkah awal membangun kesadaran dan ekosistem usaha berkelanjutan di Kelurahan Tambangan.
Reporter: Najwa Ailsa Araminta, mahasiswa dari Program Studi Teknologi Pangan Undip
Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, UMKM, Kemasan Ramah Lingkungan, biodegradable
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...