Menyimpan potensi besar dalam pengembangan pertanian urban berbasis teknologi hidroponik, kelurahan Mijen terkhusus RW 04 telah memanfaatkan metode tanam tanpa tanah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga maupun pasar lokal.
Namun, hingga kini sistem yang digunakan masih bersifat konvensional. Meski sudah tersedia perangkat sederhana seperti alat pengukur pH dan suhu air, pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) belum sepenuhnya diterapkan.
Akibatnya, sejumlah kendala masih dihadapi, mulai dari ketergantungan listrik yang membuat pompa berhenti beroperasi saat mati lampu, tidak adanya pemantauan suhu udara secara real-time, hingga ketiadaan sistem otomatisasi dalam pengisian air.
Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk menghadirkan inovasi berbasis IoT demi meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan kebun hidroponik di Kelurahan Mijen. Adapun program kerja yang telah dilaksanakan oleh KKN Tim 82 Universitas Diponegoro kelompok 4 sebagai berikut:
Alat Monitoring Suhu dan Kelembaban Pada Kebun Hidroponik Oleh Muhammad Rashanda Alvaro
Dalam budidaya hidroponik, suhu merupakan faktor yang sangat penting karena berpengaruh langsung pada penyerapan nutrisi dan laju pertumbuhan tanaman. Jika suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, tanaman akan mengalami stres dan hasil panen bisa menurun. Karena itu, pemasangan hygrometer menjadi langkah strategis untuk memastikan kondisi tetap stabil.
Hygrometer digital ini menampilkan data suhu udara dan kelembaban secara real-time. Dengan informasi tersebut, petani dapat segera mengambil tindakan bila terjadi perubahan yang berisiko pada tanaman, tanpa harus selalu berada di kebun.
Pemasangan alat ini adalah contoh penerapan teknologi sederhana namun efektif untuk mendukung pertanian hidroponik. "Dengan adanya hygrometer, masyarakat bisa lebih mudah memantau kondisi lingkungan, sehingga tanaman tetap tumbuh dengan baik dan hasil panen lebih maksimal," jelasnya.
Selain memasang alat, tim KKN juga memberikan sosialisasi tentang cara penggunaan dan perawatan hygrometer, agar pemilik dan pekerja pada kebun hidroponik bisa memanfaatkannya secara berkelanjutan meskipun program KKN telah berakhir. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemilik kebun karena dinilai mampu meningkatkan produktivitas kebun hidroponik serta memperkenalkan teknologi tepat guna yang mudah diaplikasikan di desa.
Pengisian otomatis pada bak hidroponik untuk menjaga kestabilan air oleh Miftachul Jannah
Air merupakan elemen vital dalam sistem hidroponik. Wadah penampungan yang tidak terisi penuh bukan hanya mengganggu kelancaran aliran, tetapi juga bisa menimbulkan risiko serius. Ketika volume air berkurang, pompa berpotensi menghisap udara hingga aliran nutrisi tersendat dan perangkat rusak. Dampaknya, akar tanaman kekurangan suplai air maupun oksigen, yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bahkan bisa mematikan tanaman.
Lebih jauh lagi, ketidakstabilan volume air akan memengaruhi suhu dan konsentrasi nutrisi dalam larutan, sehingga produktivitas kebun hidroponik pun menurun. Masalah inilah yang menjadi titik berangkat program KKN di Kelurahan Mijen, di mana mahasiswa berupaya menghadirkan solusi praktis melalui penerapan teknologi sederhana untuk menjaga kestabilan sistem hidroponik.
Pengisian otomatis pada bak hidroponik untuk menjaga kestabilan air, menjadi Program KKN yang diusulkan, Inovasi sederhana tersebut dirancang agar proses pengisian air berjalan lebih efisien tanpa harus terus diawasi. Program kerja ini diwujudkan dengan pemasangan kran top up otomatis pada bak bak penampungan air hidroponik, dengan tujuan agar petani tidak perlu lagi melakukan pengecekan volume bak air dan menonaktifkan pengairan.
Melalui program ini, mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai prinsip ilmiah yang bekerja di balik sistem tersebut. Mekanisme kran otomatis memanfaatkan konsep tekanan hidrostatis dan hukum Archimedes, di mana pelampung akan bergerak naik dan turun mengikuti ketinggian air. Gerakan itu kemudian terhubung dengan tuas yang berfungsi sebagai katup, sehingga air dapat berhenti atau mengalir sesuai kebutuhan.
Tak hanya itu, mahasiswa juga menyinggung prinsip fluida dinamis yang berperan dalam mengatur debit dan kecepatan aliran air. Dengan cara ini, sistem otomatisasi yang dipasang bukan sekadar alat bantu, tetapi juga menjadi contoh nyata penerapan ilmu fisika dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk menjaga kestabilan suplai air pada kebun hidroponik.
Pembuatan website company profile untuk Bertani Agrofarm oleh Rona Realita Najma
Selain menghadirkan inovasi pengisian otomatis pada bak hidroponik, mahasiswa juga menambahkan kontribusi lain berupa pembuatan website company profile Bertani Agrofarm. Kehadiran website ini dirancang sebagai sarana promosi yang lebih luas bagi khalayak luas. Dalam website tersebut, pengunjung dapat menemukan informasi seputar profil kelompok tani, visi dan misi, jenis-jenis produk hasil hidroponik, serta dokumentasi kegiatan yang telah dilakukan di kebun hidroponik RW 04 Mijen.
Dengan tampilan yang sederhana namun profesional, website ini menjadi etalase digital yang mudah diakses siapa saja. Mahasiswa juga memastikan agar konten website disusun secara informatif dan interaktif, sehingga mampu menarik minat pembaca sekaligus memperkuat branding digital Bertani Agrofarm.
Melalui program kerja ini, mahasiswa berharap kehadiran website company profile dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam mendorong transformasi pertanian urban di Mijen. Bertani Agro Farm tidak hanya tampil sebagai produsen hasil hidroponik, tetapi juga sebagai contoh komunitas yang siap beradaptasi dengan perkembangan teknologi, menggabungkan inovasi lapangan dengan kehadiran digital untuk mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Website ini dapat diakses melalui tautan https://bertaniagrofarm.netlify.app/.
Pembuatan Video Company Profile Bilingual Bertani Agrofarm oleh Fabio Aryaduta dan Nasywa Aqila Nasution
Video Company Profile Bertani Agro Farm Mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN Tematik 82 Kelompok 4 berhasil menghadirkan inovasi baru bagi komunitas tani hidroponik "Bertani Agro Farm" di RW 04 Kelurahan Mijen, Kota Semarang. Selain pembuatan website company profile, tim juga memproduksi sebuah video company profile bilingual yang dirancang untuk memperluas jangkauan informasi dan memperkuat branding digital komunitas tani tersebut.
Video berdurasi 5 menit 28 detik iniberisi pengenalan profil Bertani Agro Farm, visi dan misi, hingga metode pertanian hidroponik yang dikembangkan. Konten disajikan secara menarik dan dilengkapi dengan subtitle dalam Bahasa Inggris, sehingga tidak hanya dapat diakses masyarakat lokal, tetapi juga menjangkau audiens yang lebih luas.
Pembuatan video ini dilakukan melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu. Fabio Aryaduta, mahasiswa Administrasi Publik berperan dalam penyusunan konten informasi dan Nasywa Aqila Nasution, mahasiswa Sastra Inggris, berkontribusi dalam penyusunan subtitle berbahasa Inggris dengan memastikan setiap kalimat diterjemahkan dengan pendekatan konteks budaya, penyederhanaan istilah teknis, serta pengecekan tata bahasa, sehingga pesan dapat tersampaikan dengan jelas kepada audiens internasional.
Program ini secara resmi diserahkan kepada pihak Bertani Agro Farm pada 1 Agustus 2025. Kehadiran video company profile bilingual ini disambut positif oleh pengelola komunitas tani. Mereka menilai video tersebut menjadi sarana promosi yang lebih lengkap dan terstruktur, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini menginginkan gambaran umum mengenai kegiatan dan metode hidroponik yang dijalankan.
Melalui video ini, diharapkan Bertani Agro Farm tidak hanya tampil sebagai produsen hasil hidroponik, tetapi juga sebagai komunitas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, menggabungkan inovasi lapangan dengan strategi digital. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Mijen sebagai salah satu wilayah yang aktif mengembangkan pertanian urban berkelanjutan. Video ini dapat diakses melalui tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/16HLLyPN1qTqIWMn8rdr6-BoEOND6KXAZ
Kata Kunci : KKNT Undip, Semarang, Digitalisasi, Kebun Hidroponik, Program IPTEK
Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru
18 Jan 2026, 8:18 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
17 Jan 2026, 13:08 WIB
Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:20 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB
17 Nov 2025, 20:58 WIB
16 Nov 2025, 6:26 WIB
16 Nov 2025, 5:53 WIB
13 Nov 2025, 11:57 WIB
13 Nov 2025, 11:40 WIB
13 Nov 2025, 11:48 WIB
13 Nov 2025, 11:25 WIB
13 Nov 2025, 12:10 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...