Kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah melalui bank sampah sudah mulai tumbuh di kalangan masyarakat. Namun, aspek kesehatan dan keselamatan kerja bagi para pengelolanya seringkali luput dari perhatian. Menjawab isu tersebut, seorang mahasiswa dari Tim 82 KKN- T Universitas Diponegoro menggelar sosialisasi dengan tajuk "Intervensi Higiene dan Manajemen Risiko pada Kegiatan Bank Sampah" di lingkungan RT 03 RW 03, Kelurahan Mijen, Semarang.
Program yang digagas oleh Martin Jonathan Butar-butar, mahasiswa Jurusan Kesehatan Masyarakat ini, dihadiri oleh 36 warga RT 03 pada 08 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada warga dan terutama kepada Ibu RT selaku pengelola, mengenai cara kerja yang lebih sehat dan aman.
Dalam pemaparannya, Martin menjelaskan bahwa meskipun bank sampah memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, terdapat berbagai potensi bahaya bagi para pengelola. Risiko tersebut meliputi risiko biologis dari kuman dan lalat pada sampah basah, risiko fisik dari benda tajam seperti pecahan kaca atau paku, hingga risiko ergonomis akibat posisi mengangkat beban yang salah.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran
"Program bank sampah RT 3 ini sudah berjalan sangat baik, ini adalah bukti kepedulian warga. Misi saya di sini adalah mengajak kita semua untuk naik kelas, yaitu tidak hanya fokus pada hasil sampahnya, tetapi juga pada kesehatan dan keselamatan para pengelolanya. Mereka adalah pahlawan kebersihan kita yang perlu kita lindungi bersama" ujar Martin saat menyampaikan materi.
Solusi yang ditawarkan berfokus pada lima tindakan preventif utama. Pertama, warga diimbau untuk menyetor sampah dalam kondisi kering dan bersih. Kedua, warga diajak untuk memisahkan sampah berbahaya seperti pecahan kaca dan baterai bekas ke dalam wadah terpisah, lalu menyerahkannya secara khusus kepada pengelola.
Ketiga, warga diajak untuk bekerja sama untuk menjaga kebersihan tempat pelaksanaan bank sampah. Keempat, pengelola disarankan terkait menjaga postur tubuh/mengangkat beban dengan posisi tubuh yang benar. Kelima, selalu mencuci tangan menggunakan sabun setelah kegiatan bank sampah. Ibu RT 03, yang menjadi fokus utama dalam program ini, mengaku sangat terbantu dengan adanya sosialisasi tersebut.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli LingkunganKata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Bank Sampah, Biodiesel, Kesehatan, Keselamatan
Pengobatan Alternatif Muara Jambi Haji Abdul Azis Ahli Pembesar Alat Vital
19 Jun 2026, 5:59 WIB
Obat Kuat Perkasa Pria Jakarta Utara Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
12 Jun 2026, 8:19 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Palembang Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
07 Jun 2026, 6:59 WIB
Transformasi Digital Industri Pertambangan: Transparansi, Efisiensi, dan Keberlanjutan
05 Jun 2026, 14:37 WIB
04 Jun 2026, 16:32 WIB
04 Jun 2026, 17:25 WIB
Tradisional
28 Mei 2026, 3:33 WIB
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Tradisional
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...