Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Tak Hanya Teori, Mahasiswa KKN Undip Ciptakan Sabun Lokal dari Nol sebagai Bukti Nyata Jurus Pemasaran Digital di Desa Kaliprau

Foto: Mahasiswa Berhasil Ciptakan Sabun Lokal Guna Pemasaran Digital Desa Kaliprau Pemalang
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Kaliprau, Pemalang, Kilaswarta.com -- Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) Tim 160 membawa pendekatan baru dalam pemberdayaan UMKM di Desa Kaliprau. Tak hanya memberikan teori, mereka menciptakan sebuah produk dari nol berupa sabun alami bernama "Melauré" sebagai studi kasus nyata untuk melatih generasi muda desa menguasai jurus pemasaran digital.

Program terintegrasi ini lahir dari dua potensi sekaligus tantangan yang ada di Desa Kaliprau. Di satu sisi, desa ini memiliki potensi melimpah dari bunga melati, namun limbah dari proses penyulingan minyaknya belum dimanfaatkan secara optimal. Di sisi lain, banyak UMKM lokal yang kesulitan menembus pasar lebih luas karena belum memahami strategi pemasaran di era digital.

Menjawab tantangan tersebut, tim KKN Undip mengolah limbah mentega melati menjadi produk sabun padat bernilai jual tinggi. Produk ini diberi merek Melauré, sebuah nama yang terinspirasi dari kata "Melati" yang melambangkan kelembutan dan "Lauré" (laurel) yang merupakan simbol kejayaan.

"Melauré diramu dari bahan-bahan alami pilihan yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga merawat kulit dengan kelembutan dan kehangatan alam," jelas salah satu anggota tim KKN. Keunikan inilah yang menjadi fondasi branding produk tersebut.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

Produk sabun ini tidak berhenti sebagai barang jadi. Tim KKN menyiapkannya sebagai paket bisnis yang utuh, lengkap dengan kemasan profesional, katalog produk, perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), alat cetak label, serta modul panduan produksi dan strategi branding.

Puncak dari program ini adalah saat produk "Melauré" dijadikan contoh nyata dalam acara sosialisasi pemasaran digital yang dihadiri oleh para pemuda desa. Para peserta tidak hanya disuguhkan teori, tetapi juga bisa melihat dan memegang langsung sebuah produk yang memiliki unique selling point, kemasan yang baik, dan branding digital yang solid.

Melihat contoh konkret tersebut, para peserta tampak antusias dan tertarik untuk mencoba menerapkan ilmu yang sama pada usaha mereka. Salah satu peserta, Hamzah, yang membantu usaha konveksi ayahnya, mengaku wawasannya terbuka lebar, terutama setelah melihat pentingnya sebuah kemasan.

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Kaliprau, Sabun, Pemasaran Digital

Sorotan

Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan

22 Jan 2026, 16:31 WIB

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua