Edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan terbukti memberikan dampak positif, sebagaimana diungkapkan oleh Bu Jenny, salah satu warga peserta kegiatan "Sosialisasi tentang kesehatan reproduksi yang dilakukan oleh mahasiswa sangat membantu kami. Pengetahuan kami bertambah dan kami jadi lebih paham bagaimana menjaga kesehatan dengan cara yang benar (13/7/2025)."
Tak hanya masyarakat umum, para remaja juga menunjukkan respon yang sangat positif. Agra, siswa SMA 15 Semarang, menyatakan, "Sosialisasi yang berlangsung sangat seru, jarang ada materi ini di sekolah, sehingga kita bisa tahu apa fungsi organ reproduksi dan bahayanya pernikahan dini (22/7/2025)."
Beberapa respon tersebut menjadi bukti bahwa program KKN tidak hanya menjawab kebutuhan informasi yang selama ini kurang tersentuh, tetapi juga berhasil memberdayakan komunitas lokal, khususnya remaja dan perempuan, agar lebih percaya diri dalam memahami serta menjaga kesehatan reproduksi mereka dengan dukungan pendekatan edukatif dan teknologi digital yang relevan.
Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran
Melihat antusiasme yang tinggi, mahasiswa KKN-T 115 Sambiroto berharap program ini dapat terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir. Sebagai bentuk lanjutan, tim KKN telah mengembangkan sebuah website yang berfungsi sebagai pusat informasi kesehatan reproduksi, sehingga masyarakat Kelurahan Sambiroto dapat dengan mudah mengakses berbagai materi edukasi secara mandiri dan kapan saja.
Dengan adanya platform digital ini, Kelurahan Sambiroto tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan kesehatan reproduksi yang inspiratif dan berkelanjutan. Mahasiswa penyelenggara menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal akses informasi yang merupakan hak setiap individu untuk memahami tubuh dan menjaga kesehatannya.
"Harapannya, apa yang kami bangun ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir," ujar Khalisah selaku Ketua Tim KKN-T 115 Sambiroto. Kegiatan KKN-T 115 Sambiroto melalui PRIMA ini membuktikan bahwa inovasi dan kepedulian bersama dapat menciptakan perubahan positif yang nyata.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli LingkunganKata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Sambiroto, Tembalang, IMF, HPV, Remaja, Posyandu
Obat Kuat Perkasa Pria Jakarta Utara Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
12 Jun 2026, 8:19 WIB
Pusat Pembesar Alat Vital Palembang Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini
07 Jun 2026, 6:59 WIB
Pusat Pembesar Kejantanan Pria Bontang Haji Abdul Azis Ahli Terapi Resmi
28 Mei 2026, 3:33 WIB
Tinjomoyo Berpotensi Jadi Lokawisata Alam Ikon Semarang Asal Dikelola Serius dan Konsisten
24 Mei 2026, 11:50 WIB
Tradisional
16 Mei 2026, 14:47 WIB
Tradisional
14 Mei 2026, 1:46 WIB
07 Mei 2026, 15:52 WIB
Tradisional
01 Mei 2026, 10:36 WIB
Tradisional
26 Apr 2026, 16:40 WIB
Tradisional
23 Apr 2026, 9:09 WIB
Tradisional
21 Apr 2026, 22:45 WIB
Tradisional
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...