Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Optimalisasi Digital Learning untuk Peningkatan Kesehatan Reproduksi Perempuan dan Remaja di Sambiroto Melalui Program PRIMA (Perempuan Melek Informasi Reproduksi dan Media Digital)

Foto: Kegiatan Edukasi "PRIMA: Perempuan Melek Informasi Reproduksi Melalui Media Digital" oleh Tim KKN-T 115 Universitas Diponegoro Kelurahan Sambiroto
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Semarang, Kilaswarta.com -- Semangat pengabdian dan inovasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (Undip) kembali hadir di Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Melalui program bertema PRIMA (Perempuan Melek Informasi Reproduksi dan Media Digital), para mahasiswa mengusung misi pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan remaja, dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi lewat media digital yang mudah diakses dan dipahami.

Program KKN-T 115 Sambiroto yang dirancang oleh mahasiswa dengan arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Sari Sudarmiati, M.Kep., Sp.Kep.Mat., dan Lut Fika Daru Azmi, S.Kep., Ns., M.Kep., berhasil mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.

Kegiatan ini berfokus pada edukasi kesehatan reproduksi dengan materi mencakup infeksi menular seksual (IMS), deteksi dini kanker payudara, keputihan, menopause, kekerasan seksual, serta pentingnya vaksinasi HPV bagi ibu-ibu.

Sementara itu, untuk remaja, materi yang diberikan meliputi pengenalan kesehatan reproduksi, menstruasi dan menstrual hygiene, pernikahan dini, hingga dismenore. Penyampaian informasi dilakukan melalui media edukatif digital seperti poster, booklet, dan video yang diunggah di website resmi program, serta disebarluaskan melalui media sosial dan grup WhatsApp warga.

Pelaksanaan sosialisasi dan pelatihan berlangsung di lokasi strategis seperti Balai RW IV dan IX, posyandu, serta sekolah di Kelurahan Sambiroto. Metode interaktif dan digital learning yang digunakan tidak hanya mampu menyampaikan informasi secara efektif, tetapi juga mengajak remaja dan perempuan dewasa untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.

Selama pelaksanaan sosialisasi dalam kegiatan KKN, antusiasme warga terlihat jelas dari semangat mereka berdiskusi langsung dengan mahasiswa serta keterbukaan dalam berbagi pengalaman pribadi, menciptakan suasana interaktif dan komunikatif yang mendukung keberhasilan program.

Edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan terbukti memberikan dampak positif, sebagaimana diungkapkan oleh Bu Jenny, salah satu warga peserta kegiatan "Sosialisasi tentang kesehatan reproduksi yang dilakukan oleh mahasiswa sangat membantu kami. Pengetahuan kami bertambah dan kami jadi lebih paham bagaimana menjaga kesehatan dengan cara yang benar (13/7/2025)."

Tak hanya masyarakat umum, para remaja juga menunjukkan respon yang sangat positif. Agra, siswa SMA 15 Semarang, menyatakan, "Sosialisasi yang berlangsung sangat seru, jarang ada materi ini di sekolah, sehingga kita bisa tahu apa fungsi organ reproduksi dan bahayanya pernikahan dini (22/7/2025)."

Beberapa respon tersebut menjadi bukti bahwa program KKN tidak hanya menjawab kebutuhan informasi yang selama ini kurang tersentuh, tetapi juga berhasil memberdayakan komunitas lokal, khususnya remaja dan perempuan, agar lebih percaya diri dalam memahami serta menjaga kesehatan reproduksi mereka dengan dukungan pendekatan edukatif dan teknologi digital yang relevan.

Melihat antusiasme yang tinggi, mahasiswa KKN-T 115 Sambiroto berharap program ini dapat terus berlanjut bahkan setelah masa KKN berakhir. Sebagai bentuk lanjutan, tim KKN telah mengembangkan sebuah website yang berfungsi sebagai pusat informasi kesehatan reproduksi, sehingga masyarakat Kelurahan Sambiroto dapat dengan mudah mengakses berbagai materi edukasi secara mandiri dan kapan saja.

Dengan adanya platform digital ini, Kelurahan Sambiroto tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan kesehatan reproduksi yang inspiratif dan berkelanjutan. Mahasiswa penyelenggara menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga soal akses informasi yang merupakan hak setiap individu untuk memahami tubuh dan menjaga kesehatannya.

"Harapannya, apa yang kami bangun ini dapat terus dimanfaatkan masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir," ujar Khalisah selaku Ketua Tim KKN-T 115 Sambiroto. Kegiatan KKN-T 115 Sambiroto melalui PRIMA ini membuktikan bahwa inovasi dan kepedulian bersama dapat menciptakan perubahan positif yang nyata.

Semangat mahasiswa dan masyarakat Kelurahan Sambiroto dalam menjaga kesehatan reproduksi melalui digital learning menjadi contoh inspiratif yang layak ditiru oleh masyarakat luas.

Reporter: Tim KKN-T 115 Universitas Diponegoro Kelurahan Sambiroto

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa, KKN, Undip, Sambiroto, Tembalang, IMF, HPV, Remaja, Posyandu

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua