Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Program Pemberdayaan Masyarakat Kemdiktisaintek : Mahasiswa KKN Undip Membuat Plang Edukasi Sampah Guna Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

Foto: Plang Edukasi Sampah Oleh Mahasiswa KKNT Kemdiktisaintek 2025
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Batang, Kilaswarta.com -- Permasalahan penumpukan sampah dan kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan limbah rumah tangga menjadi keprihatinan yang mendorong mahasiswa yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mengambil tindakan nyata. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Program ini dijalankan dalam skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025, dengan tema besar "Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Mandiri: Sinergi Omah Tani dan Karang Taruna dalam Membangun Agroekowisata Digital Desa Tumbrep melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa".

Kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan memang masih menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk di Desa Tumbrep. Banyak warga yang masih mencampur sampah organik dan anorganik, bahkan sebagian masih membakar sampah secara langsung, yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara.

Melihat permasalahan ini, mahasiswa KKN-T Universitas Diponegoro berinisiatif menghadirkan plang edukasi sebagai media sederhana namun efektif untuk menyampaikan pesan penting mengenai pengelolaan sampah. Rangga Yogie Pratama, mahasiswa prodi Teknik Geologi Fakultas Teknik, menjelaskan mengenai perencanaan dan pelaksanaan dibalik program kerja ini.

"Saya melihat beberapa titik di Desa Tumbrep yang menjadi tempat pembuangan sampah yang seharusnya tidak dibuang di daerah tersebut, pembuangan sampah tersebut menunjukkan kurangnya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah yang mudah terurai dan sulit terurai oleh lingkungan. Tujuan saya melaksanakan program kerja ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar," ujar Rangga.

Program pembuatan plang edukasi sampah ini dirancang dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. "Saya mendesain plang dengan konsep sederhana dan warna-warna cerah agar menarik perhatian warga, terutama anak-anak. Informasinya juga saya buat dengan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami," ungkap Rangga saat menjelaskan konsep desain plangnya.

Plang-plang yang dibuat menampilkan informasi tentang jenis-jenis sampah serta lama sampah terurai. "Harapan saya, dengan adanya plang ini, masyarakat bisa lebih sadar untuk memilah sampah organik dan anorganik dimulai dari lingkup rumah," tambahnya.

Kehadiran plang edukasi sampah bukan sekadar pelengkap estetika lingkungan, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk kesadaran ekologis masyarakat. Melalui pesan-pesan visual yang sederhana namun informatif, plang ini mampu mengubah perilaku pembuangan sampah dari kebiasaan buruk menjadi tindakan bertanggung jawab.

Keberhasilan upaya ini tentu memerlukan sinergi antara pemerintah, pengelola fasilitas umum, dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Ketika setiap individu mulai memahami dan menerapkan prinsip pemilahan sampah yang benar, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan hari ini, tetapi juga mewariskan bumi yang lebih sehat dan lestari untuk generasi mendatang.

Mari jadikan plang edukasi sampah sebagai pengingat harian bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan kecil yang konsisten.

Sebagai penutup, tim pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, yang telah mendanai program ini sesuai kontrak pelaksanaan kegiatan:

  • Nomor: 062/C3/DT.05.00/PM/2025 (kontrak induk)
  • Nomor: 360-11/UN7.D2.1/PM/V/2025 (kontrak turunan).

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen pelaksana: Mj Rizqon Hasani, S.Hum., M.I.Kom. dan Dr. Adi Nugroho, M.Si. dari Universitas Diponegoro, serta Alfia Magfirona, S.T., M.T. dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa, KKN, Kemendiktisaintek, Batang, Desa Tumbrep, Papan Sampah

Sorotan

Strategi Branding Perguruan Tinggi Swasta untuk Menarik Minat Calon Mahasiswa Baru

18 Jan 2026, 8:18 WIB

Obat Kuat Perkasa Pria Gorontalo Haji Abdul Azis Atasi Ejakulasi Dini

17 Jan 2026, 13:08 WIB

Begini Cara Branding Usaha untuk UMKM agar Bertahan dan Dipercaya di Era Digital

17 Jan 2026, 17:25 WIB

Gelar Bukan Lagi Jaminan, Human Skills Kini Jadi Mata Uang Termahal di Dunia Kerja

08 Jan 2026, 20:57 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua