Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Info Haji 2025
Home
»
Daerah
»
Detail Berita


Program PMM Kemdiktisaintek: Sosialisasi Bahaya Merokok Oleh Mahasiswa KKNT UNDIP, Remaja Desa Tumbrep Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Foto: Mahasiswa KKN UNDIP memberikan sosialisasi bahaya merokok kepada remaja Desa Tumbrep di Madrasah Diniyah Takmiliyah Masjid At-Taqwa
Pasang Iklan
Oleh : Rr. Anne Marie Heidija

Batang, Kilaswarta.com -- Gaya hidup sehat menjadi fondasi penting dalam membangun generasi muda yang tangguh dan produktif. Untuk mendukung hal tersebut, mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kemendiktisaintek Tahun 2025 menyelenggarakan kegiatan "Sosialisasi Bahaya Merokok bagi Remaja" di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2025, dengan tema besar "Mengembangkan Potensi, Menumbuhkan Mandiri: Sinergi Omah Tani dan Karang Taruna dalam Membangun Agroekowisata Digital Desa Tumbrep melalui Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa."

Acara yang dipusatkan di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Masjid At-Taqwa Dukuh Tumbrep ini diikuti oleh lebih dari 60 remaja berusia 12 hingga 18 tahun, melebihi target awal yang hanya 40 peserta. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan melalui partisipasi aktif mereka dalam diskusi, tanya jawab, serta berbagi pengalaman pribadi terkait rokok di lingkungan sekitar mereka.

Program ini digagas oleh Firman Zaki, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, yang menyoroti meningkatnya jumlah perokok usia muda di Indonesia, termasuk di wilayah pedesaan. Menurutnya, kebiasaan merokok di usia dini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan aspek hukum, sosial, dan lingkungan.

Baca Juga : Inovasi Rocket Stove: Kontribusi Mahasiswa KKNT 27 Undip dalam Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

"Kami ingin remaja memahami bahwa bahaya rokok tidak hanya sebatas penyakit paru-paru. Rokok juga berdampak pada keuangan keluarga, pencemaran lingkungan, hingga pelanggaran hukum bagi anak di bawah umur yang membeli atau mengonsumsi produk tembakau," ujar Firman Zaki.

Kegiatan ini menggunakan pendekatan multi-aspek edukatif melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan pembagian brosur edukatif, tentang dampak merokok terhadap kesehatan tubuh dan lingkungan. Dengan metode yang menarik dan komunikatif, peserta mampu memahami materi dengan lebih mudah dan mendalam.

Dari hasil pertemuan sosialisasi, tercatat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan. Jika sebelumnya sebagian besar remaja hanya mengetahui bahwa rokok menyebabkan batuk atau sesak napas, kini lebih dari 85% peserta mampu menyebutkan penyakit kronis seperti kanker paru-paru, serangan jantung, dan gangguan kehamilan akibat asap rokok.

Baca Juga : Edukasi Beras Analog untuk Menanggulangi Bahaya Beras dan Mie Instan pada Ibu-Ibu dan Lansia Desa Pugeran

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Kata Kunci : Mahasiswa, KKN-T, UNDIP, Kemendiktisaintek, Bahaya Merokok, Remaja, Desa Tumbrep

Sorotan

Perancangan Kawasan Wisata Open-Space Berbasis Elevated Platform dengan Pendekatan Waterfront Design di Desa Rowoboni

09 Mar 2026, 14:11 WIB

Tim Pengabdian Masyarakat Biologi Undip Kenalkan Pewarna Tekstil dari Bahan Alam kepada Dharma Wanita Persatuan FSM Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Setempat

14 Feb 2026, 17:12 WIB

Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo

09 Feb 2026, 18:44 WIB

KKN Tematik UNDIP Bersama PKK Plosowangi Wetan Kembangkan Kerajinan Kreatif dari Limbah Plastik

05 Feb 2026, 18:39 WIB


Pilihan Redaksi

Baca Juga

Berita Lainnya

Pasang Iklan
Goenglish CHANNEL
Lihat Semua
Gojapan CHANNEL
Lihat Semua
Tradisional CHANNEL
Lihat Semua