Salah satu peserta, Dwi (16 tahun), mengaku baru pertama kali mendapatkan penjelasan yang menyeluruh tentang hak-hak remaja. "Biasanya kami hanya dengar tentang hukum di berita, tapi di sini dijelaskan dengan contoh yang dekat dengan kehidupan kami. Jadi lebih paham kalau ternyata kami juga punya hak untuk dilindungi," tuturnya.
Selain pemaparan materi, mahasiswa juga menyiapkan brosur edukatif dan poster informatif yang berisi poin-poin penting mengenai hak remaja, bentuk-bentuk kekerasan yang sering terjadi, dan langkah yang bisa diambil jika mengalami kekerasan fisik, verbal, atau digital. Brosur tersebut dibagikan kepada peserta dan ditempelkan di area Balai Desa agar dapat diakses oleh masyarakat luas.
Kegiatan berlangsung dalam suasana santai namun penuh makna. Diskusi terbuka antara mahasiswa dan peserta menciptakan ruang aman bagi remaja untuk bercerita mengenai pengalaman mereka, seperti tekanan belajar, perundungan di sekolah, hingga kekhawatiran menghadapi masa depan. Firman Zaki berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi remaja untuk lebih percaya diri dalam mengenal hak-hak mereka.
Baca Juga : Ubah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme, Mahasiswa KKN-T UNDIP Ajak Warga Pugeran Peduli Lingkungan
"Kami ingin para remaja di Desa Tumbrep memahami bahwa mereka memiliki nilai dan hak yang harus dihormati. Semakin mereka sadar akan hal itu, semakin kecil peluang mereka terjerat dalam kekerasan atau penyimpangan sosial," jelasnya.
Perwakilan warga desa, Bapak Subkhan, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. "Anak-anak muda sekarang perlu pembekalan seperti ini. Dengan mengetahui hak dan kewajiban mereka, mereka akan lebih bertanggung jawab dan bisa menjaga diri dari hal-hal negatif," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UNDIP berharap dapat membantu membentuk generasi muda yang kritis, berani menyuarakan kebenaran, dan sadar hukum. Kegiatan "Sosialisasi Hak dan Perlindungan Remaja" ini menjadi bukti bahwa pendidikan hukum dan kesadaran sosial dapat dimulai dari desa melalui pendekatan yang sederhana namun berdampak luas.
Baca Juga : SEMINAR HASIL UKM-F SEAWEED 2025: ORGANISASI SEAWEED UNDIP GELAR SEMINAR HASIL TERHADAP PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT BERKELANJUTANKata Kunci : Mahasiswa, KKN-T, UNDIP, Kemendiktisaintek, Batang, Desa Tumbrep, Hak Perlindungan Remaja
Pusat Pengobatan Alat Vital Semarang oleh Bapak Maulana, Terpercaya di Jawa Tengah dan Sekitarnya
24 Mar 2026, 12:10 WIB
09 Mar 2026, 14:11 WIB
14 Feb 2026, 17:12 WIB
Tim KKNT UNDIP Dorong Modernisasi Peternakan Kambing di Desa Sumberejo
09 Feb 2026, 18:44 WIB
05 Feb 2026, 18:39 WIB
31 Jan 2026, 19:25 WIB
31 Jan 2026, 19:52 WIB
31 Jan 2026, 20:03 WIB
22 Jan 2026, 16:31 WIB
18 Jan 2026, 8:18 WIB
17 Jan 2026, 17:25 WIB
Tradisional
17 Jan 2026, 13:08 WIB
08 Jan 2026, 20:57 WIB
03 Jan 2026, 11:00 WIB
29 Des 2025, 19:09 WIB
29 Des 2025, 6:52 WIB
28 Des 2025, 8:36 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 16:26 WIB
Tradisional
27 Des 2025, 20:30 WIB
22 Des 2025, 11:48 WIB
Tradisional
18 Des 2025, 1:58 WIB
18 Des 2025, 13:28 WIB
05 Des 2025, 11:17 WIB
27 Nov 2025, 14:09 WIB

Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...